Kerugian Banjir Pesisir Selatan Rp 363,9 Miliar

Kompas.com - 07/11/2011, 01:53 WIB
EditorBenny N Joewono

PADANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim menyebutkan, total kerugian akibat musibah banjir besar yang melanda 10 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2 November 2011 mencapai Rp 363,9 miliar.

Kerugian terbesar berupa rusaknya rumah penduduk sebanyak 1.260 unit dengan kerugian mencapai Rp189 miliar, kata dia di Padang, Minggu (6/11/2011).

Selain itu juga terdapat 146 unit rumah yang hanyut serta 8.813 unit rumah lainnya terendam banjir. "Sedikitnya 11 bendungan juga mengalami kerusakan dengan kerugian mencapai Rp 15 miliar," katanya.

Tidak hanya itu, sebanyak 1.163 hektar lahan palawija serta 305 hektar sawah siap panen juga ikut terendam dengan total kerugian mencapai Rp 17 miliar.

Banjir juga menyebabkan rusaknya transportasi darat meliputi dua jembatan putus, empat jembatan gantung putus, sepanjang 350 meter jalan nasional putus serta 400 meter jalan lainnya rusak berat dan sempat memutuskan akses jalan lintas nasional menghubungkan Sumbar dengan Bengkulu.

Muslim mengatakan, musibah banjir menyebabkan terhentinya aktivitas sekolah dimana 18 ribu siswa diliburkan serta sembilan gedung sekolah rusak berat. Pada saat banjir melanda, 52.315 orang mengungsi dan saat ini sekitar 5.000-an warga masih berada di pengungsian.

Ternak masyarakat yang ikut hanyut meliputi 357 ekor sapi, 139 ekor kambing serta 11.367 ayam, dimana kerugian pada sektor peternakan mencapai Rp 2,2 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebutkan, banjir disebabkan meluapnya enam sungai besar di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu sungai Batang Bayang, Batang Kapas, Batang Surantih, Batang Lenggayang dan sungai Batang Tapan.

Disamping itu, guyuran hujan juga terjadi bersamaan dengan gelombang pasang yang mencapai lebih kurang tiga meter, sehingga menambah parah kerusakan. Hingga saat ini, enam orang warga dinyatakan hilang dan baru tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Menurut Muslim, untuk menormalisasi transportasi darat yang terputus telah dilakukan pengalihan jalur lalu lintas melewati rute alternatif.

Hingga saat ini juga telah disalurkan bantuan bagi korban meliputi 39,46 ton beras, 713 dus mie instan, 100 dus air mineral, 5.000 butir telur, 13.000 makanan pendamping ASI, 20.000 sachet oralit, 360 selimut, dan 75 dus ikan kaleng.

Selain itu, BNPB juga telah memberikan bantuan senilai Rp 500 juta untuk penanganan tanggap darurat serta dari Menko Kesra senilai Rp 500 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.