Briptu Norman Mundur dari Brimob

Kompas.com - 16/09/2011, 23:16 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

GORONTALO, KOMPAS.com — Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Gorontalo yang terkenal dengan video lips sycn lagu "Chaiya chaiya" menyatakan mundur dari anggota Brimob Kepolisian Daerah Gorontalo.

"Saya menyatakan mundur dari anggota Brimob," kata Norman kepada wartawan di Gorontalo, Jumat (16/9/2011).

Alasan mundurnya Norman dari keanggotaan Brimob itu menurutnya tidak ada hubungannya dengan kariernya di dunia musik. Pengunduran diri ini murni karena ia tidak ingin melanjutkan karier menjadi anggota Brimob. "Kemunduran saya ini tidak ada hubungannya dengan karier di dunia musik. Saya murni mundur karena tidak ingin lagi menjadi anggota Brimob," ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa surat pernyataan pensiun dini dari anggota Brimob ini telah masuk di Polda Gorontalo, tetapi tidak mendapat persetujuan dari Polda. Untuk itu, dia dan kedua orangtuanya, Sabtu (17/9/2011), akan berangkat ke Mabes Polri di Jakarta untuk mengajukan surat permohonan pengunduran diri.

Sementara itu, ayah Norman, Idris Kamaru, mengaku mendukung pilihan anaknya untuk berhenti. "Kami akan mendampinginya menghadap ke Mabes Polri besok," kata Idris.

Sebelumnya, Norman pernah menyatakan tidak akan pernah mundur dari kepolisian dan tidak ingin melanjutkan kariernya di dunia musik. Pada tanggal 8 September, Norman sempat diamankan oleh Polres Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, saat melakukan sesi pengambilan foto dan videoklip lagu "Cinta Gila" ciptaan Farhat Abas di Madrasah Aliyah Negeri.

Akibat syuting itu, Norman sempat terancam sanksi kurungan badan dari kesatuannya. Itu merupakan kejadian kali kedua bagi Norman dalam hal pelanggaran disiplin. Sebelumnya, dia juga pernah diberi sanksi akibat melakukan syuting di salah satu televisi swasta tanpa izin pimpinan.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

    Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

    Regional
    Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

    Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

    Regional
    Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

    Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

    Regional
    Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

    Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

    Regional
    Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

    Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

    [POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

    Regional
    Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

    Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

    Regional
    Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

    Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

    Regional
    'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

    "Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

    Regional
    Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

    Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

    Regional
    Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

    Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

    Regional
    IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

    IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

    Regional
    Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

    Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

    Regional
    Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

    Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

    Regional
    Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

    Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X