Petasan dan Kembang Api Dilarang di Bali - Kompas.com

Petasan dan Kembang Api Dilarang di Bali

Kompas.com - 13/08/2011, 15:25 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran Polda Bali mengeluarkan kebijakan untuk melarang penjualan dan penggunaan petasan saat malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri. Tak hanya petasan, kembang api pun peredarannya dibatasi dan harus memenuhi syarat ukuran yang telah ditetapkan.

"Jenis kembang api yang dilarang beredar maupun dinyalakan yakni bunga api yang berukuran lebih dari dua hingga delapan inchi, karena jenis kembang api tersebut harus memiliki izin pembelian dan penggunaan yang diterbitkan oleh Mabes Polri Cq Baintelkam untuk kepentingan pertunjukan," jelas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hariadi di Mapolda Bali, Denpasar, Mingu (13/8/2011).

Peraturan tentang peredaran dan penggunaaan kembang api atau petasan tersebut sesuai dengan Undang-undang Bunga Api 1932 In No 9 dan Perkap No 2 tahun 2008.

Larangan dan pembatasan ini untuk menjaga keselamatan masyarakat karena jika tidak digunakan dengan semestinya, petasan atau kembang api dapat membahayakan jiwa.

Tak hanya mengeluarkan imbauan, Polda Bali juga akan melakukan pengawasan ketat di lapangan sebagai langkah antisipasi.

"Kapolda mengingatkan kepada jajarannya agar terus mendorong fungsi Bimmas dan Humas untuk memberikan penerangan atau penjelasan kepada masyarakat tentang larangan pembuatan, pembawaan, penimbunan, penjualan maupun membunyikan petasan," imbuh Hariadi.

Jika masih ada yang nekad menjual atau menyalakan petasan dan kembang api diluar kebijakan tersebut, Polda Bali akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Gagal Lelang, Disdik DKI 'Tambal Sulam' Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

    Gagal Lelang, Disdik DKI "Tambal Sulam" Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

    Megapolitan
    Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

    Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

    Regional
    Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

    Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

    Megapolitan
    Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

    Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

    Megapolitan
    Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

    Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

    Nasional
    Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

    Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

    Nasional
    Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

    Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

    Megapolitan
    Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

    Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

    Nasional
    Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

    Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

    Internasional
    Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

    Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

    Edukasi
    PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

    PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

    Nasional
    Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

    Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

    Megapolitan
    Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

    Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

    Megapolitan
    Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

    Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

    Megapolitan
    KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

    KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

    Regional

    Close Ads X