Weni Kuburkan Seluruh Keluarganya

Kompas.com - 30/07/2011, 11:34 WIB
EditorAgus Mulyadi

BANDUNG, KOMPAS — Nasib Weni (20) sungguh tragis. Dalam sehari harus kehilangan dua orangtuanya, sekaligus anak yang masih berusia empat tahun. Ketiganya menjadi korban pembantaian dengan cara yang biadab.

Orangtua Weni, yakni ayah Apo Sumarna (66) dan ibu Lilis Yeti (60), serta anaknya Kesya (4), ditemukan sudah membusuk di rumahnya di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/7) sore. Mereka ditemukan dengan luka gorok dan ditumpuk di ruang tengah.

Saat itu, Weni tengah berada di Kalimantan untuk mendampingi suaminya, Wawan, anggota polisi. Kesya memang sebelumnya diboyong ke Bandung untuk menemani Apo dan Lilis.

Ditemui usai menshalatkan jenazah, perempuan yang berusia 20 tahunan ini tampak terguncang. Matanya sembab dan jalannya harus dipapah kerabatnya.

Kejadian itu membuat Weni menjadi sebatang kara dalam sekejap karena tidak ada lagi keluarga yang tersisa. Anak bungsu dari dua bersaudara ini juga kehilangan kakaknya, Dadang Arli, pada tahun 2003 akibat kecelakaan lalu lintas. Weni sebetulnya pernah mengandung anak sebelum Kesya tapi keguguran.

Cecep Ahmad, kerabat Weni, menuturkan, masih ada kerabat yang ada dari pihak kakeknya.

Menurut informasi yang dikumpulkan, tersangka pelaku dibekuk polisi di Tangerang dan sedang dalam perjalanan ke Bandung. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X