Jejak Sejarah KA yang Terlupakan di Magelang - Kompas.com

Jejak Sejarah KA yang Terlupakan di Magelang

Kompas.com - 15/06/2011, 16:22 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Warna hijau yang melekat pada gerbong kereta api itu sudah terlihat pudar. Besi, roda dan kerangka yang masih kokoh berdiri, meski beberapa bagian kayunya terlihat lapuk termakan waktu, bisa dilihat di sub terminal angkutan kota Kebonpolo, Kota Magelang.

Siapa yang menyangka? Gerbong tua yang kini teronggok di kawasan yang juga tak terawat itu adalah salah satu saksi sejarah, bahwa di Kota Magelang mempunyai jejak peradaban kereta api Nusantara. Sebuah situs bersejarah yang menggambarkan kejayaan kereta api pada masa lampau.

Sebelum menjadi sub terminal, pada masa penjajahan hingga revolusi kemerdekaan, tempat tersebut merupakan stasiun kereta api. Karena tak ada pengawasan dari Pemkot dan PT KAI, keberadaan stasiun itu menjadi semrawut.

Seringkali gerbong tersebut digunakan tidur gelandangan atau bahkan orang gila. Juga, dimanfaatkan untuk menjemur pakaian. Sungguh, pemandangan yang tak sedap. Kumuh dan tak terawat.

Sebenarnya, aset PT KAI bukan hanya stasiun itu. Masih ada beberapa aset lainnya seperti tanah di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Pemuda, serta areal di kampung yang dulu dilewati rel kereta api. Juga tanah bekas stasiun di tengah kota, yang sudah lama beralih fungsi menjadi kios-kios.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, peran kereta api sangatlah besar, termasuk di Magelang. Sejarah mencatat, KA dijadikan alat transportasi distribusi logistik untuk keperluan perjuangan perang kemerdekaan dari Ciroyom (Bandung) ke pedalaman Jateng, hingga mobilisasi prajurit pejuang di wilayah Yogyakarta-Magelang-Ambarawa.

Jalur kereta api menjadi bagian dari ruang sejarah masa revolusi. Proyek pembaggunan pertamakalinya, yang diberi nama 'Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij' (NV. NISM) dipimpin oleh Ir J.P de Bordes.

Diawali dengan membangun rel dari Kemijen menuju Desa Tanggung, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan jalur tersebut panjangnya 26 kilometer. Jalur itu dibuka pertama kalinya Agustus 1867.  "Dulu waktu prajurit mau pergi ke Temanggung mereka naik kereta dari stasiun Kebonpolo," ujar salah satu saksi sejarah Djauhari (68), Rabu (15/62011).

Djauhari menceritakan, dahulu di bekas Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, ada bangunan yang menyerupai peron, bangunan tersebut berfungsi untuk para penumpang menaikkan barang. Namun tanah milik PT KAI tersebut menjadi area pertokoaan atau yang sekarang dikenal dengan nama 'shopping'.

"Ketika hendak pergi ke Yogyakarta sekitar tahun 1980-an awal saya naik kereta dari Stasiun ini. Kereta uap yang penuh sesak penumpang para pedagang dan pelancong,' lanjutnya.

Namun sekarang kondisi stasiun tersebut tidak terawat lagi. Lembaga atau instansi yang membawahi keberadaan situs itu, tak jelas. Pemkot selama ini meminjam aset PT KAI untuk dimanfaatkan menjadi terminal.

Pada tahun 2002 pernah digulirkan wacana Pemkot meminta aset itu kepada PT KAI, untuk penataan tata ruang kota yang lebih bagus.  Pada tahun itu, sudah pernah ada pegawai PT KAI yang menghitung asetnya di Magelang. Namun hingga kini belum ada persetujuan atau tanda-tanda pengambil alihan aset.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Penembakan di Bank Florida, Pelaku Telepon Polisi Usai Tewaskan 5 Orang

Penembakan di Bank Florida, Pelaku Telepon Polisi Usai Tewaskan 5 Orang

Internasional
WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

Internasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

Nasional
Angkasa Pura II Sediakan 'Vending Machine' bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Angkasa Pura II Sediakan "Vending Machine" bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng ala Spanyol

Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng ala Spanyol

Internasional
Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor 'Gerbil Lapar'

Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor "Gerbil Lapar"

Internasional
Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Nasional
Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Regional
[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

Nasional
Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Nasional
Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Nasional
Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Regional
Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Nasional
Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Megapolitan

Close Ads X