Seruan Unicef Turunkan Harga Vaksin

Kompas.com - 06/06/2011, 19:09 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Dana Anak-anak untuk PBB (Unicef) menyerukan penurunan harga vaksin terkait program imunisasi global. Ternyata, sebagaimana warta AP dan AFP pada Senin (6/6/2011), seruan itu memperoleh tanggapan positif.

Pasalnya, beberapa perusahaan obat internasional mengumumkan pengurangan harga jual vaksin penting di negara-negara berkembang. Beberapa vaksin yang turun harga itu antara lain vaksin yang dapat membasmi lima penyakit semisal difteri, hepatitis B, dan hepatitis C.

Vaksin lain (Rotarix) yang dapat mencegah jenis penyakit diare juga terkena kebijakan penurunan harga. Diare, sebagaimana catatan PBB  menewaskan lebih dari setengah juta anak setiap tahun, terutama di Afrika dan Asia.

Sementara itu, GSK, Merck, Johnson & Johnson dan Sanofi-Aventis sepakat untuk mengurangi harga melalui aliansi internasional untuk vaksin, Gavi. Perusahaan Inggris, GSK (Glaxo Smith Klein) mengatakan harga vaksin-vaksin ini hanya sekitar lima persen dibandingkan harga yang dijual di negara-negara maju.

GSK mengatakan harga vaksin Rotarix misalnya dikurangi 67 persen menjadi 2,50 dollar AS satu dosis di negara berkembang. Direktur GSK, Andrew Whitty mengatakan perusahaan-perusahaan obat harus menanggapi apa yang diharapkan masyarakat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X