Kisah Gong Nekara Asal China di Selayar - Kompas.com

Kisah Gong Nekara Asal China di Selayar

Kompas.com - 18/05/2011, 09:43 WIB

SELAYAR, KOMPAS.com — Sebuah gong nekara atau disebut the bronzen drum yang diyakini merupakan gong terbesar dan tertua di dunia, peninggalan China yang berada di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, sekitar 2.000 tahun silam, diyakini memiliki kekuatan gaib.

Toa (65), seorang penjaga gong, menceritakan bahwa kehadiran peninggalan kebudayaan zaman perunggu berawal dari seorang warga China yang sedang berlayar di sekitar perairan Kepulauan Selayar. Entah mengapa kapal yang berasal dari Dong Son itu lalu terdampar. "Tidak ada yang mengetahui secara pasti mengapa kapal China bisa terdampar," ujarnya.

Namun dari cerita nenek moyang, gong yang memiliki tiga fungsi pada masa Kerajaan Putabangun, yakni fungsi keagamaan, sosial budaya, dan politik, tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang penggarap kebun bernama Pao pada tahun 1969.

Barang itu ditemukan di dalam tanah dengan kedalaman 2-3 meter di Papam Laheo, Lingkungan Bontosaile. "Ketika itu, Pao hendak menanam kelapa. Namun, setelah galiannya mencapai 2 meter, linggis yang digunakan Pao mengenai sebagian badan gong hingga berbunyi," ungkap Toa sembari membersihkan debu yang menempel di gong nekara itu.

Para ahli sejarah menafsirkan, gong nekara itu merupakan peninggalan zaman perunggu. Kesimpulan itu diambil setelah para sejarawan melakukan penelitian dan menemukan gong tersebut terbuat dari perunggu yang bentuknya menyerupai dandang terbalik, dengan luas lingkaran permukaan sebesar 396 cm persegi, luas lingkaran pinggang 340 cm persegi, dan tinggi 95 cm persegi.

Keunikan yang dimiliki gong yang dikenal sakral itu adalah adanya motif flora dan fauna terdiri dari gajah 16 ekor, burung 54 ekor, pohon sirih 11 buah, dan ikan 18 ekor. Sementara itu, di permukaan gong bagian atas terdapat 4 arca berbentuk kodok dengan panjang 20 cm dan di samping terdapat 4 daun telinga yang berfungsi sebagi pegangan.

Pada bidang pukul terdapat hiasan geometris, demikian pula pada bagian tengah gong terdapat garis pola bintang berbentuk 16. Nekara secara vertikal terdiri atas susunan kaki berbentuk bundar, seperti silinder, badan, dan bahu berbentuk cembung.

Keberadaan gong nekara yang memiliki nilai seni tinggi ini sempat mendorong oknum tak bertanggung jawab untuk mencuri salah satu arca kodok. Namun setelah sekian tahun dicari, akhirnya arca kodok tersebut berhasil ditemukan di Jakarta. Akibat kejadian itu,  pemerintah provinsi berinisiatif membuatkan rumah sebagai pelindung.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Perindo: Kami Yakin Kalau Pak Jokowi Terbang, Partai Koalisi Akan Terbang

Perindo: Kami Yakin Kalau Pak Jokowi Terbang, Partai Koalisi Akan Terbang

Nasional
 5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

Regional
SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

Nasional
5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

Regional
Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Regional
Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Nasional
Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Nasional
Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Megapolitan
 Satu Keluarga Korban Pembunuhan  di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Satu Keluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Regional
KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

Nasional
Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Internasional
KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

Nasional
Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Megapolitan
Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Nasional
Menilik Gaya Komunikasi Politik 'Sontoloyo' ala Jokowi dan 'Tampang Boyolali' ala Prabowo

Menilik Gaya Komunikasi Politik "Sontoloyo" ala Jokowi dan "Tampang Boyolali" ala Prabowo

Nasional

Close Ads X