Gempa Cilacap Pun Terasa di Kendal - Kompas.com

Gempa Cilacap Pun Terasa di Kendal

Kompas.com - 26/04/2011, 14:43 WIB

KENDAL, KOMPAS.com — Gempa bermagnitud 6,3 sekitar pukul 13.40 yang menimpa Cilacap juga terasa di Kendal, Jawa Tengah. Gempa yang lamanya hampir satu menit itu sempat membuat beberapa pegawai negeri sipil berlarian keluar kantor. Bahkan, di antara mereka ada yang harus berteriak karena ketakutan.

"Kami langsung berhamburan keluar setelah tahu lampu di atas bergoyang cukup kencang," kata Karyono, pegawai di Badan Kesatuan Kebangsaan Politik dan Pemberdayaan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Kendal.

Karyono mengaku cukup terkejut ketika kursi yang ia duduki sedikit bergetar. Hal yang sama juga diakui oleh Hendro Purnato, pegawai di Kesbangpolinmas yang lain. Hendro mengaku kaget dan langsung berlari keluar ketika mendengar teman-temannya berlari sambil teriak. "Saya kaget ketika ada teriakan gempa... gempa.... Saya pun langsung berlari," katanya.

Apa yang dikatakan Karyono dan Hendro juga diakui oleh Subarso. Kepala Bidang Politik Badan Kesbangpolinmas itu juga langsung lari keluar ruangan saat merasakan gempa.

Gempa yang terasa di Kendal ini juga mengejutkan beberapa wartawan yang sedang membuat berita di press room, Jalan Soekarno-Hatta, Kendal. Beberapa kuli tinta tersebut berlarian keluar ketika mengetahui meja komputernya bergoyang.

"Saya langsung lari keluar karena kaget. Setelah getaran tidak terasa lagi, saya kembali ke ruangan. Saya lalu mencari beberapa informasi dan tak lama kemudian  mendapatkan kalau ada gempa berkekuatan 6,3 skala Richter di Cilacap," kata Prayudha, salah satu wartawan elektronik.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X