Kualanamu Gairahkan Pariwisata Sumut

Kompas.com - 29/03/2011, 20:46 WIB
EditorI Made Asdhiana

MEDAN, KOMPAS.com - Potensi investasi di bidang pariwisata dapat berkembang dengan keberadaan bandara internasional di Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang. Rencananya, bandara tersebut beroperasi secara komersial di tahun 2013. Informasi yang dihimpun dari paviliun Kabupaten Deli Serdang di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Medan, Selasa (29/3/2011) menyebutkan, keberadaan bandara pengganti Polonia Medan tersebut akan berimbas kepada percepatan pembangunan berbagai kawasan industri, permukiman serta pusat jasa dan komersial.

Hal ini akan memunculkan sejumlah pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Utara. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Deli Serdang, Irman DJ Oemar mengatakan pembangunan Bandara Kuala Namu akan diikuti pula dengan pembangunan berbagai infrastruktur lain. Infrastruktur lainnya itu jalan tol Medan-Tebing Tinggi, jalan-jalan alternatif, pembangkit listrik, instalasi air bersih dan pengadaan sarana telekomunikasi.

"Pembangunan berbagai infrastruktur tersebut tentunya akan mendukung kegiatan investasi," ujarnya.

Karena itu, lanjut Irman, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang akan terus melakukan berbagai upaya untuk menjadikan daerah yang bertetangga dengan Kota Medan itu sebagai salah satu tujuan investasi ternyaman dan terlayak di Indonesia.

"Deli Serdang tidak hanya menyediakan sarana prasarana yang lengkap dan berbagai peluang investasi, tetapi juga atmosfir investasi yang murah dan aman," tambahnya.

Selain pariwisata, bidang investasi yang potensial dikembangkan antara lain perikanan, agrobisnis, perumahan dan perdagangan. Para investor yang mengembangkan usaha industri di Deli Serdang juga dapat dengan relatif mudah dan efisien  memperoleh beragam produk dan komoditi untuk bahan baku yang dibutuhkan.

Dari aspek pengembangan bisnis dan jasa, lanjut Irman, Deli Serdang sangat potensial dan memiliki prospek pasar menjanjikan, karena wilayah ini terletak di kawasan pantai timur Sumatera Utara (Sumut) dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka sebagai salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia. Deli Serdang juga termasuk di dalam bagian proyek pengembangan Metropolitan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.