Paket di Condet Ternyata Sepatu

Kompas.com - 18/03/2011, 10:20 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kardus mencurigakan di Jalan Raya Condet, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, dipastikan bukan bom. Paket tersebut baru saja diledakkan sekitar jam 09.45 WIB dan isinya tidak ada bahan peledak.

"Habis diledakkan, isinya sepatu dan cokelat," ungkap Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Didi Heryadi, Jumat (18/3/2011) di Jakarta.

Tim Gegana Polda Metro Jaya meletakkan kardus tersebut di sebuah pertigaan Jalan Raya Condet di depan mini market. Paket itu berada di rumah warga, bukan di rumah pejabat atau tokoh publik.

Sebelumnya, Tim Gegana Polda Metro Jaya juga meledakkan paket mencurigakan yang diduga bom di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Setelah diledakkan ternyata paket itu berisi buku ujian praktik.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

    Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

    Regional
    Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

    Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

    Regional
    Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

    Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

    Regional
    Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

    Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

    Regional
    13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

    13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

    Regional
    Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

    Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

    Regional
    BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

    BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

    Regional
    Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

    Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

    Regional
    Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

    Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

    Regional
    Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

    Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

    Regional
    Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

    Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

    Regional
    Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

    Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

    Regional
    Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

    Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

    Regional
    Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

    Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

    Regional
    Gus Ipul Dikabarkan Maju di Pilkada Kota Pasuruan, Petahana: Itu Wajar

    Gus Ipul Dikabarkan Maju di Pilkada Kota Pasuruan, Petahana: Itu Wajar

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X