Inflasi dan Suku Bunga Potensial Naik

Kompas.com - 01/03/2011, 14:40 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Krisis Timur Tengah yang sedang merebak berdampak pada naiknya harga minyak dunia dan logam mulia. Naiknya kedua komoditas ini berpotensi untuk menaikkan tingkat inflasi dan suku bunga.

"Kenaikan harga minyak merupakan suatu faktor risiko untuk pasar, yang berarti kenaikan biaya (produksi), menyebabkan potensi tekanan terhadap pasar, khususnya sentimen negatif untuk pasar domestik," jelas Joshua Tanja, Executive Director Head of Equities UBS, dalam temu wartawan pada UBS Indonesia Conference 2011 di Hotel Mandarin, Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Faktor risiko lain, menurut Joshua, yang berimplikasi terhadap investasi, yaitu penundaan reformasi pemerintah dan kesulitan dalam kontrol kapital. Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu catatan pencapaian yang akan dijalankan pemerintah pada tahun 2011.

Menurut Joshua, pembentukan Otoritas Transportasi Jakarta intra-provinsi untuk mengoordinasikan kebijakan infrastruktur transportasi menjadi salah satu hal yang perlu dilaksanakan pada tahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.