Pemenang Tender Tol Medan-Kualanamu Diputuskan Mei 2011

Kompas.com - 08/02/2011, 11:42 WIB
EditorR Adhi KSP

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan memutuskan pemenang tender konstruksi tol Medan-Kualanamu pada Mei tahun 2011 ini.

"Meski pembebasan lahan masih 60 persen, bulan Mei nanti akan kita putuskan pemenang tendernya," kata Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PU, Djoko Murjanto kepad pers usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin. Menurut Djoko, keputusan itu ditempuh karena ruas jalan tol Medan-Kualanamu ini pembangunannya menggunakan pinjaman dari pemerintah China sebesar 150 juta dollar AS.

Ia mengatakan, sedikitnya ada tiga kontraktor China yang terlibat dan akan dipilih salah satunya pada Mei itu dan diharapkan bisa bekerjasama dengan kontraktor nasional. "Ini memang salah satu persyaratan pinjaman itu," katanya. Djoko menambahkan, proses prakualifikasi tender masih terus berlangsung.

Saat ini kementeriannya juga tengah mempelajari studi kelayakan (fisibilty study) untuk ruas jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi bersama tiga kontraktor dari China yang akan mengikuti tender tersebut.  "Sebagian konstruksi jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, kita bangun untuk meningkatkan kelayakan finansial proyek tersebut," katanya.

Menurut dia, ruas jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 km secara ekonomi layak dibangun, namun secara financial tidak layak. Melalui dukungan pemerintah untuk pembangunan dan konstruksi, maka jalan tol tersebut akan layak untuk dibangun.

Sisa panjang jalan dari Kualanamu-Tebing Tinggi rencanannya akan ditawarkan kepada investor yang berminat dalam bentuk private public partnership (PPP). "Tendernya sendiri akan dilakukan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)," katanya.

Dengan sebagian tol sudah dibangun oleh pemerintah, maka tingkat kelayakan secara financial diharapkan dapat meningkat dan investor diyakini akan tertarik.

Kepala Balai Wilayah I Kementerian PU Wijaya Seta mengatakan untuk tahun 2011 kementeriannya telah mengalokasikan dana sebesar Rp180 miliar untuk pembebasan lahan di ruas ltol Medan-Kualanamu. Dengan alokasi dana tersebut, lanjutnya, cukup untuk membebaskan lahan di jalan tol yang jadi bagian pemerintah untuk membangunnya.

"Dulu masalah pembebasan lahan belum selesai karena belum ada alokasi dana dari pemerintah, namunsekarang dana sudah ada sehingga kita harapkan 2011 tahun sudah selesai," katanya.

Dia menambahkan, lahan yang akan dibebaskan sebagian adalah milik PTPN, baik itu di bagian Medan - Kualananu dan Kualanamu - Tebing Tinggi. "Untuk Kualanamu - Tebing Tinggi bahkan lebih besar sekitar 60 persen," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.