Abu Bromo Mendarat di Kabupaten Malang

Kompas.com - 25/11/2010, 21:34 WIB
EditorBenny N Joewono

MALANG, KOMPAS.com - Hembusan abu vulkanik Gunung Bromo mengandung sulfat mulai dirasakan warga di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kepala Desa Ngadas, Kartono, Kamis mengakui, sejak status Gunung Bromo menjadi Awas bau menyengat abu vulkanik mulai dirasakan warga. Kondisi ini dirasakan warga hampir setiap pagi.

"Bau khas abu vulkanik ini setiap pagi pasti menyapa kami, apalagi sejak Gunung Bromo dinaikkan statusnya menjadi awas," tegasnya.

Dari beberapa dusun yang ada di Desa Ngadas, katanya, lokasi yang paling parah merasakan bau menyengat abu vulkanik Gunung Bromo adalah Dusun Jarak Ijo. Karena, abu bergerak dari arah utara dan melewati dusun tersebut.

Warganya sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu, sehingga masyarakat tidak panik dan tetap melakukan kegiatan (aktivitas) sehari-hari.

Hanya saja, kalau mereka melakukan aktivitas di luar rumah diminta untuk tetap mengenakan masker.

Selain mengenakan masker, masyarakat yang melakukan kegiatan diluar rumah juga diimbau mengenakan kaca mata agar terhindar dari debu vulkanik.

"Kami sudah mengimbau kepada masyarakat untuk memakai penutup hidung (masker) dan kaca mata jika menjalankan aktivitas hariannya di luar rumah," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hembusan abu vulkanik di kawasan Poncokusumo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang telah membagikan masker kepada warga daerah itu sebanyak 2.000 buah secara gratis.

Selain itu, Dinkes juga mengirimkan empat orang tenaga medis ke lokasi perbatasan dan terimbas paling parah jika Gunung Bromo meletus, yakni Kecamatan Poncokusumo.

Keempat tenaga medis itu adalah ahli lingkungan, logistik apoteker, penyuluh kesehatan serta spesialis penyakit menular.

"Mereka juga mendirikan posko kesehatan darurat agar penanganan masyarakat di daerah itu bisa segera dilakukan," tegas Kepala Dinkes Kabupaten Malang M. Fauzi.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

    Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

    Regional
    4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

    4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

    Regional
    Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

    Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

    Regional
    Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

    Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

    Regional
    Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

    Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

    Regional
    9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

    9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

    Regional
    BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

    BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

    Regional
    Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

    Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

    Regional
    Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

    Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

    Regional
    Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

    Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

    Regional
    Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

    Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

    Regional
    Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

    Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

    Regional
    Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

    Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

    Regional
    Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

    Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

    Regional
    Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

    Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X