Argo Bromo Tabrak Senja Utama, 9 Tewas

Kompas.com - 02/10/2010, 04:44 WIB
EditorHery Prasetyo

PEMALANG, KOMPAS.com — Sejauh ini, usaha evakuasi korban tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan Senja Utama Semarang di Petarukan, Pemalang, masih terus berlangsung. Sementara korban tewas sebanyak sembilan orang.

Kereta Api Eksekutif Argo Bromo jurusan Jakarta-Surabaya menabrak KA Senja Utama Semarang pada pukul 03.00, Sabtu (2/10/2010) dini hari. Berdasarkan saksi mata dalam kecelakaan tersebut, gerbong 9 Kereta Api Senja Utama terguling dan mengakibatkan sejumlah korban luka dan tewas.

Identitas korban tewas belum bisa disebutkan. Namun, lima korban tewas di antaranya laki-laki dan selebihnya perempuan.

"Gerbong terakhir Senja Utama terguling, yaitu 9," ujar salah seorang penumpang Argo Anggrek Heri dari pantauan di lokasi kejadian, Petarukan, Pemalang, Sabtu dini hari.

Menurut saksi mata, Heri, ada sekitar lima korban luka-luka berhasil diselamatkan dan tiga korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Saat ini, kondisi di sekitar lokasi gelap dan masih terbatas untuk melakukan evakuasi serta dibutuhkan alat berat karena diduga banyak penumpang terjepit.

Kejadian itu bermula ketika KA Senja Utama Semarang sengaja berhenti untuk memberikan kesempatan bagi Kereta Api Argo Bromo Anggrek untuk melaju lebih dahulu. Namun, Argo Bromo justru menabrak Senja Utama hingga gerbong belakang keluar jalur.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

    Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

    Regional
    179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

    179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

    Regional
    Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

    Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

    Regional
    3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

    3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

    Regional
    Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

    Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

    Regional
    Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

    Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

    Regional
    Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

    Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

    Regional
    Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

    Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

    Regional
    Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

    Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

    Regional
    Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

    Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

    Regional
    Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

    Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

    Regional
    Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

    Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

    Regional
    Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

    Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

    Regional
    Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

    Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

    Regional
    Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

    Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X