Mumpung Cabai Murah, Ayo Bikin Sambal

Kompas.com - 22/08/2010, 10:53 WIB
EditorIgnatius Sawabi

INDRAMAYU, KOMPAS.com — Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berangsur turun memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan 1431 Hijriah. Jika sebelumnya Rp 55.000 per kilogram, kini hanya Rp 21.000 per kilogram.         Mulyantoro, salah seorang pedagang cabai merah di pasar tradisional Jatibarang, Indramayu Timur, kepada wartawan di Indramayu, Minggu (22/8/2010) mengatakan, kenaikan harga cabai merah menjelang bulan puasa terjadi akibat permintaan konsumen yang cukup tinggi.        Sementara itu, pasokan dari petani terbatas sehingga harga cabai tersebut melambung mencapai kurang dari Rp 55.000 per kilogram. Ia juga mengatakan, harga cabai merah mengalami penurunan cukup tajam.           Menurutnya, kenaik dan penurunan harga cabai merah sulit diperkirakan sehingga cukup membingungkan pedagang cabai yang belum berpengalaman.        Namun, mereka yang sudah berpengalaman sering mendapatkan keuntungan besar dari kenaikan harga cabai tersebut. Hal serupa dikatakan oleh H Tatang, salah seorang pemasok cabai asal Cirebon, saat memasok cabai merah di pasar Jatibarang Indramayu.        Menurut dia, dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk berjualan cabai merah supaya terhindar dari kerugian akibat naik-turunnya harga cabai tersebut.          "Pedagang cabai biasanya memiliki pengalaman yang cukup karena mereka rata-rata menggelutinya secara turun-menurun," katanya.       Dia pun mengaku berjualan cabai sejak 40 tahun lalu karena kedua orangtuanya merupakan pemasok cabai di Kabupaten Kuningan. Dia memaparkan, berjualan cabai harus siap terhadap risiko rugi yang sangat tinggi karena naik-turunnya sangat cepat. Namun, kerugian tersebut biasanya tertutup jika pedagang mendapatkan untung lumayan.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X