Nihil, Laporan Pelanggaran MOS ke Disdik

Kompas.com - 21/07/2010, 19:34 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengaku hingga kini tidak ada laporan pelanggaran Masa Orientasi Siswa tingka SMA yang ditutup hari ini, Rabu (21/7/2010).

Ia menjelaskan MOS berjalan baik dan lancar. "Pada dasarnya kita menerapkan orientasi benar-benar pada peserta didik baru baik secara psikologis, organisasi, dan kultur," ujar Taufik, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/7/2010).

Ia menekankan acara orientasi ini untuk menciptakan kebersamaan peserta didik baru yang terdiri dari berbagai sekolah. "Kalau misalnya ada kreasi dari sekolah, selama tidak ada kekerasan fisik, verbal, psikis yah sah-sah saja," ujarnya.

Waktu orientasi tiga hari menurut Taufik cukup. "Apalagi ini sebagai awal untuk implementasi nanti. Menyeluruhnya akan dilakukan pada aktivitas pembelajaran di sekolah," ungkap Taufik Yudi.

Bagaimana dengan sekolah-sekolah yang selama ini punya tradisi seniortitas yang tinggi? "Dari awal kita sudah beri peringaran kepada Kepsek. Kita semua turun tangan untuk mengawasi jalannya orientasi ini sampai akhir," ucap Taufik.

Adapaun, ribuan peserta didik baru tingkat SMA mengikuti kegiatan MOS selama tiga hari yakni pada Senin-Rabu, 19-21 Juli 2010. Kegiatan ini sering kali menjadi ajang perpeloncoan para murid senior kepada para murib baru tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Regional
Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Regional
Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Regional
Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Regional
Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

Regional
Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Regional
Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Regional
Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Regional
Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Regional
Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Debat Cagub Sumbar Panas, Ali Mukhni Pertanyakan Kinerja Mahyeldi sebagai Wali Kota Padang

Debat Cagub Sumbar Panas, Ali Mukhni Pertanyakan Kinerja Mahyeldi sebagai Wali Kota Padang

Regional
Bertahan di Masa Pandemi, Ucup Layani Potong Rambut Door to Door

Bertahan di Masa Pandemi, Ucup Layani Potong Rambut Door to Door

Regional
Kapal Tongkang Hantam 4 Rumah di Pinggir Sungai Musi, Tak Ada Korban Jiwa

Kapal Tongkang Hantam 4 Rumah di Pinggir Sungai Musi, Tak Ada Korban Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X