Tiga Profesor Kawal Debat Calon Bupati

Kompas.com - 25/06/2010, 10:56 WIB
EditorIgnatius Sawabi

MALANG, KOMPAS.com - Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Jawa Timur, yang bakal digelar akhir Juli 2010 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, dikawal oleh tiga orang guru besar dan seorang doktor.       Menurut komisioner KPU Kabupaten Malang Divisi Sosialisasi Sofi Rahmadewi, Jumat (25/6/2010) tiga orang guru besar (profesor) yang akan mengawal debat tersebut adalah Prof Kacung Maridjan, Prof Hariyono, dan Prof Nyoman.       "Selain ketiga orang guru besar dari kampus berbeda itu, juga akan diperkuat oleh seorang doktor yang cukup kritis dan berani, yakni Dr Ibnu Tricahyo," ucapnya.       Debat calon bupati dan calon wakil bupati itu, katanya, juga disiarkan langsung oleh stasiun TV lokal dan nasional, yakni Batu TV dan TV One. Debat tersebut digelar pada Rabu (28/72010), Jumat (30/7/2010), serta Minggu (1/8/2010).       Tema yang diusung dalam debat terbuka calon bupati dan wakil bupati itu dibuat global sesuai visi dan misi para calon."Masyarakat biar bisa menilai secara langsung calon-calon yang bakal menjadi pemimpinnya selama lima tahun ke depan," tuturnya.       Ia mengatakan, tema yang disusun KPU Kabupaten Malang dalam debat terbuka itu di antaranya adalah "Membangun Kabupaten Malang lima tahun ke depan", "Mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang agamis, demokratis dan berkualitas", "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Perluasan Lapangan Kerja".       Selain itu, juga ada tema "Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Penegakan Supremasi Hukum dan HAM" serta "Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pelestarian Lingkungan".       "Kami berharap, masyarakat Kabupaten Malang bisa tahu visi dan misi para calon, sehingga pada saat pencoblosan 5 Agustus nanti tidak lagi bingung menentukan pilihannya," ujarnya menegaskan.       Pemilihan kepala daerah di Kabupaten Malang diikuti oleh tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Rendra Kresna-Achmad Subhan, Muhammad Geng Wahyudi-Abdul Rahman, dan Agus Wahyu Arifin-Abdul Mudjib Sadzily.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.