130 Tahanan Mendapat Remisi Waisak - Kompas.com

130 Tahanan Mendapat Remisi Waisak

Kompas.com - 28/05/2010, 10:51 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 130 narapidana di Sumatera Utara yang beragama Buddha mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Hari Raya Waisak 2010.

"Dua narapidana mendapatkan pembebasan karena masa hukumannya habis setelah menerima remisi khusus tersebut," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumut Mashudi di Medan, Jumat (28/5/2010).

Mashudi menyebutkan narapidana yang mendapat remisi khusus itu 1,45 persen dari total 8.855 orang.

Dalam pemberian remisi waisak itu, unit pelaksana teknis (UPT) yang narapidananya paling banyak mendapatkan pengurungan hukuman berasal dari Lembaga Pemasyarakat (LP) Klas I Tanjung Gusta Medan yang berjumlah 34 orang.

Kemudian, Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medan 30 orang, LP Klas II A Binjai 17 orang, Rutan Klas II B Labuhan Deli 11 orang, dan LP Klas II A Tanjung Gusta Medan 10 orang.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Permasyarakatan dan Keputusan Presiden Nomor 1999 tentang Remisi, pengurangan masa hukuman itu merupakan hak napi.

Demikian juga dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan.

Namun, sebelum pengusulan dan pemberian remisi itu pihaknya terlebih dulu membuat berbagai program pembinaan kemasyarakatan sebagai persiapan napi anak untuk kembali ke masyarakat.

Untuk tahun 2010, pemberian remisi Waisak di Sumut dipusatkan di LP Klas I Tanjung Gusta Medan yang dihadiri Dirjen Pemasayarakatan Kementerian Hukum dan HAM Untung Sugiyono.

Saat ini, terdapat 15.323 narapidana dan tahanan di jajaran Kementerian Hukum dan HAM Sumut yang tersebar di 35 UPT yang terdiri atas 8.490 narapidana pria, 365 narapidana perempuan, 6.136 tahanan pria dan 332 tahanan perempuan.


Editorbnj

Terkini Lainnya

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional
Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Edukasi
Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Internasional
Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Regional

Close Ads X