Susno: Usut Korupsi di Pagaralam - Kompas.com

Susno: Usut Korupsi di Pagaralam

Kompas.com - 01/05/2010, 00:06 WIB

PAGARALAM, KOMPAS.com - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji, menyatakan pengusutan dan pemberantasan korupsi bukan hanya dilakukan di pusat saja tapi juga di daerah-daerah khususnya Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Susno, di Pagaralam, Jumat (30/4/2010) di hadapan jemaah Masjid Dempo Selatan menegaskan, upaya pemberantasan korupsi bukan hanya dilakukan di pusat atau Jakarta saja, namun juga harus menyeluruh hingga ke daerah-daerah khususnya di Pagaralam.

Apalagi menurut dia, gejala perilaku korupsi itu sudah hampir menyeluruh di Indonesia. Menurut dia, berdasarkan data yang ada, Sumsel merupakan salah satu daerah yang paling banyak terjadi korupsi di Indonesia.

"Bisa jadi di dalamnya termasuk kasus korupsi di Kota Pagaralam," ujar Susno yang juga lahir di Pagaralam itu pula.

Karena itu, dia mengingatkan penegakan hukum bagi pelaku korupsi dan pelanggaran hukum lainnya tidak boleh pandang bulu meskipun itu terjadi di kampung halaman sendiri.

"Indonesia merupakan negara kaya yang memiliki banyak sumber daya alam, baik berupa tambang, hasil laut, pertanian, perkebunan dan masih banyak lainnya. Namun akibat korupsi merajalela membuat rakyat menderita dan menjadi miskin," ujar dia.

"Hasil bumi melimpah dan potensi alam cukup banyak, namun sampai saat ini masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan dan selalu diperlakukan tidak adil dalam berbagai hal," kata dia lagi.

Susno berpendapat, semua itu terjadi akibat maraknya tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum pejabat tinggi baik di pusat maupun di daerah.

Ia menyatakan, paling penting untuk pemberantasan korupsi perlu difokuskan di pusat dahulu, baru nanti menjalar ke daerah.

Dia berpendapat, sebetulnya kalau tingkat paling rendah mudah dilakukan pembenahan, dan pada tingkat pejabat tinggi sudah bersih, maka di daerah akan mengikuti saja.

"Sebetulnya korupsi sudah terjadi, baik di instansi pemerintahan, swasta, BUMN, bahkan di tubuh kepolisian, kejaksaan dan kehakiman. Namun selama ini belum terkuak karena tidak ada yang berani membongkarnya. Sekarang gong perubahan sudah kita tabuh, tentunya perlu dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," kata dia pula.

Pengacara Susno, Husni Maderi, menyatakan, Susno selain minta dukungan masyarakat Kota Pagaralam, juga akan melakukan silaturahmi dengan warga Lahat dan Muaraenim.

Kunjungan di sejumlah daerah tersebut sama tujuannya, untuk meminta dukungan dan doa agar upaya menciptakan negara yang bersih dari korupsi akan terwujud.


Editorbnj

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X