Libur Sekolah, Daop II Siapkan 12 Kereta Tambahan

Kompas.com - 19/06/2009, 22:13 WIB
Editor

BANDUNG, KOMPAS.com — PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi II Bandung menyiapkan 12 rangkaian kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa liburan sekolah. Diperkirakan, peningkatan okupansi penumpang mencapai 30 persen.

Kepala Humas PT KA Daop II Bambang Setyo Prayitno mengatakan, penambahan rangkaian kereta sudah akan dilakukan untuk sejumlah perjalanan yang okupansinya telah mencapai lebih dari 70 persen. Seperti Turangga dan Argowilis ke Surabaya, misalnya. "Hari Sabtu (20/6) ini, kami sudah akan menambah rangkaian kereta karena okupansinya sudah 90 persen, jelasnya di Bandung," Jumat (19/6).

KA Turangga tujuan Surabaya, yang biasanya hanya tersedia enam rangkaian, akan ditambah tiga kereta menjadi sembilan rangkaian. Adapun KA Argowilis yang normalnya hanya terdiri dari empat kereta, ditambah tiga rangkaian tembahan menjadi tujuh rangkaian.

Sementara itu, penambahan rangkaian juga terjadi pada kereta tujuan Yogyakarta. KA Mutiara Selatan yang biasanya hanya menyediakan enam kereta, pada musim liburan ditambah satu kereta menjadi tujuh rangkaian. Sementara KA Lodaya Pagi dan Lodaya Malam, masing-masing ditambah dua kereta kelas eksekutif.

"Lonjakan penumpang mulai terasa sejak Jumat terutama perjalanan ke arah timur. Kami harus memberangkatkan 12 kereta tambahan untuk mengimbangi jumlah permintaan dari masyarakat tersebut," kata Bambang.

Dia memprediksi, rata-rata peningkatan penumpang per hari berkisar 25-30 persen per hari. Namun, tingkat kepadatan penumpang tetap berfluktuasi. Hal ini akibat waktu liburan sekolah di beberapa daerah yang tidak bersamaan. Walau begitu, Bambang memperkirakan arus penumpang terpadat kemungkinan akan terjadi pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang.

Menurut Bambang, kebijakan penambahan kereta tambahan baru bisa ditentukan dengan melihat kondisi terakhir penumpang menjelang keberangkatan. "Kalau Jumat kemarin, kami memberangkatkan 12 kereta tambahan, Sabtu atau Minggu bisa berbeda karena acuan kami adalah kondisi penumpang terakhir menjelang KA diberangkatkan," jelasnya.

Dari data PT KA Daop II, tingkat okupansi tertinggi terjadi pada KA Argowilis jurusan Bandung-Surabaya Gubeng. Pada Jumat, misalnya, KA eksekutif ini mengangkut 479 penumpang dengan tingkat okupansi mencaai 134 persen.

Bambang menjelaskan, kondisi serupa juga terjadi untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang dari arah barat. Okupansi KA Parahyangan dan KA Argo Gede jurusan Jakarta-Bandung mengalami peningkatan sebesar 20-30 persen.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X