Simbol Minangkabau Jadi Motif Batik - Kompas.com

Simbol Minangkabau Jadi Motif Batik

Kompas.com - 08/06/2009, 05:34 WIB

Padang, Kompas - Sejumlah simbol Minangkabau menjadi motif batik tanah liek yang dikembangkan di Sumatera Barat. Motif ini diminati oleh para penggemar batik, tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga di Nusantara.

Wirda Hanim, pemilik gerai Batik Tanah Liek, Minggu (7/6), mengatakan, simbol Minangkabau banyak digambarkan di kain batik.

Simbol ini memberikan kekhasan bagi batik asal Sumatera Barat dan masih diminati oleh pembeli.

”Salah satu contoh gambar yang diminati adalah tabuik. Hingga kini, gambar tabuik masih terus diperbarui agar selalu menarik,” kata Wirda. Tabuik adalah salah satu upacara adat dari Pariaman.

Kekhasan motif batik tanah liek ini diminati karena sebagian pembeli berasal dari luar Sumatera Barat dan mengoleksi kain batik dari berbagai tempat.

Motif batik tanah liek yang memasukkan motif lokal menjadikan batik ini sebagai kain yang khas Sumatera Barat.

Wirda menambahkan, tiga bulan terakhir ini penjualan batik tanah liek mulai membaik. Rata-rata sekitar 75 kain batik terjual dalam sebulan.

Harga batik tanah liek di gerai ini antara Rp 200.000 dan Rp 2,2 juta.

Khas

Hal serupa dilakukan Winda Dofi, pemilik gerai Ranah Minang Inaaya. Winda memasukkan sejumlah simbol khas Minangkabau, seperti Jam Gadang, penari tari piring, dan rumah gadang. Simbol-simbol itu sebagai bagian dari motif batik.

”Kami sengaja mengambil simbol-simbol Minangkabau sebagai motif batik agar menjadi daya tarik dan kekhasan batik tanah liek. Untuk motif batik, kami memang mengadopsi kekayaan alam dan budaya di Minangkabau,” tutur Winda.

Selain simbol Minangkabau, ada pula motif tua yang diadopsi dalam kain batik. Motif tua tersebut, antara lain kuciang lalok dan kaluak paku. (ART)


Editor

Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X