Obama Cabut Pelarangan Dana untuk Aborsi

Kompas.com - 24/01/2009, 08:49 WIB
Editor

WASHINGTON, SABTU — Dengan wewenang eksekutif yang dimilikinya, Presiden Obama menandatangani sebuah perintah untuk mencabut larangan penggunaan aliran dana internasional bagi klinik-klinik keluarga berencana yang menyediakan layanan aborsi atau konseling yang menyarankan ke arah tindakan aborsi.

Perintah ini keluar sehari seusai ulang tahun ke-36 Roe v. Wade, lahirnya undang-undang yang melegalkan tindakan aborsi oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat tahun 1973.

Kebijakan ini kebalikan dari "Kebijakan Mexico City" yang dikeluarkan Presiden Reagan tahun 1984, dibatalkan oleh Presiden Clinton dan kembali diberlakukan oleh Presiden Bush di tahun 2001.

Kebijakan ini keluar gara-gara kritik yang pernah muncul dalam konferensi populasi di Mexico City yang berbunyi, organisasi manapun yang menerima aliran dana untuk keluarga berencana dari agen pembangunan internasional dilarang mempergunakannya untuk kegiatan yang terkait dengan aborsi.

Kelompok Aksi Populasi Internasional memuji langkah Obama. Mereka mendukung "perlindungan atas kesehatan wanita di dunia."

"Keluarga berencana seharusnya tidak menjadi isu politik. Ini merupakan masalah kesehatan dasar bagi wanita dan anak-anak," ungkap organisasi ini.

"Kesehatan wanita menjadi terpengaruh, jadi memburuk gara-gara diputusnya aliran dana ini. Tindakan Presiden Obama akan menolong mengurangi jumlah kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan kematian wanita hamil akibat tidak mempunyai akses ke klinik keluarga berencana."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pembuat kebijakan dari kubu Republik tentu saja mengkritik tindakan presiden ini. "Tak sampai seminggu, sebuah aturan baru keluar melegalkan penggunaan uang pajak untuk aborsi di seluruh negeri," ujar Tom Price dalam sebuah pernyataan.

Mengurangi aborsi memang bukan salah satu prioritas Obama. Namun, dia selalu mendukung bahwa para wanita bebas menentukan hidupnya sendiri, tetapi harus ditolong dengan pendidikan yang lebih baik dan ketersediaan kontrasepsi demi mengurangi aborsi lewat pengurangan kehamilan yang tak diinginkan.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X