Ribuan Buruh di Malang Tolak Outsourcing

Kompas.com - 27/01/2008, 12:44 WIB
Editor

MALANG, MINGGU - Sekitar 3000-an buruh dari seluruh Indonesia yang tegabung dalam Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Minggu (27/1) berkumpul dan menggelar rapat akbar di Taman Krida Budaya Jawa Timur Malang. Mereka sepakat menolak hubungan kerja sistem kontrak dan outsourcing.

"KASBI sebagai serikat buruh akan terus berjuang menentang kapitalisme atau penjajahan gaya baru. Salah satunya yang kami tuntut adalah UU 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dicabut karena berihak pada para pemodal dan menindas buruh," tutur Ketua Umum KASBI, Nining Elitos, Minggu di Malang, Jawa Timur.

Menurut Nining, tiga hal yang menjadi pengejawantahan dari UU Ketenagakerjaan tersebut adalah hubungan kerja dengan sistem kontrak dan outsourcing, upah murah, dan mudahnya pengusaha mem-PHK buruh. "Sistem kontrak dan outsourcing artinya melepaskan tanggung jawab pemodal terhadap buruh. Al itu membuat tidak adanya kepastian kerja, sehingga job security bagi buruh tidak ada. Ini akan mempengaruh produktivitas kerjanya. Kalau sudah begini, tentu buruh yang dinilai tidak produktif (karena memikirkan kelangsungan kerjanya) akan dengan mudah terancam PHK, " ujar Nining.

Untuk itu Nining mengajak seluruh elemen buruh agar tetap memperjuangkan perbaikan nasib, salah satunya mencabut UU ketenagakerjaan sebagai regulasi yang tidak pro buruh. "Kami berharap regulasi yang dibuat pemerintah nantinya bisa benar-benar memihak buruh," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.