Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dara Dihadiahi Boneka Beruang

Kompas.com - 19/04/2010, 20:08 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Ny Netty Heryawan istri gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan, memberi hadiah boneka beruang kepada Dara Puspita (3) korban penculikan pembantunya, di Kota Tasikmalaya, Senin (19/4/2010).

Nety usai mendatangi pengrajin kerajinan khas di Tasikmalaya menyempatkan waktunya sekitar pukul 13.00 WIB berkunjung ke rumah Dara Puspita di Perumahan Bumi Sentra Mas Blok E Kelurahan Indihiang, Tasikmalaya, hanya untuk mengetahui kondisi Dara setelah pulang usai dibawa kabur seorang pembantu.

Kedatangan Nety tersebut membuat kaget ibu kandung Dara, Silvia Denovi (34) dan sanak saudaranya bahkan para tetangganya berdatangan ke rumah Silvia.

Netty yang datang bersama rombongan dari Provinsi Jabar sempat menggendong dan menciumi wajah Dara sambil menyerahkan sebuah hadiah boneka beruang berwarna merah muda.

Kedatangan Netty membuat Silvia menangis terharu karena tidak menyangka putri kesayangannya itu dijenguk istri gubernur. "Terima kasih bu, telah menyempatkan waktu menjenguk anak saya," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Silvia kemudian bercakap-cakap dengan ibu gubernur menceritakan awal kejadian penculikan oleh pembantu pada Selasa (13/4/2010) dan diketahui keberadaan anaknya di Bengkulu Jumat malam dan kembali pulang ke Tasikmalaya Mingu dini hari (18/4/2010).

Netty mengatakan Silvia dinilai sosok ibu yang tegar dan keteguhannya menghadapi cobaan dan memperjuangkan melakukan pencarian anaknya di berbagai tempat. "Ibu memang tegar, di tengah membesarkan Dara harus menimpa cobaan ini," katanya.

Dikatakannya, kejadian yang telah menimpa Silvia dan anaknya Dara merupakan pelajaran bagi kaum ibu yang sibuk dengan karir sehingga terlalu mempercayakan kepada pembantu. "Tetap, meski kita berprofesi sebagai wanita karier, anak menjadi perhatian utama kita," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com