Sabtu, 19 April 2014

News / Regional

Ganjar: Pembangunan Jateng Tidak dalam Konteks 100 Hari

Senin, 27 Mei 2013 | 15:59 WIB

Baca juga

SEMARANG, KOMPAS.com — Meski baru memenangi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah dalam versi hitung cepat, calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah menyiapkan langkah program pembangunan di Jawa Tengah. Kendati demikian, ia mengatakan bahwa konteks pembangunan tidak dalam 100, 200, atau 300 hari.

Pada awal pemerintahannya nanti, ia akan fokus pada pembahasan politik anggaran. Ia mengatakan sudah menyiapkan tim untuk membahas hal tersebut. "Belanja pembangunan nantinya akan lebih besar dari belanja aparatur, dan hal ini akan dimulai di 2014," ujarnya, Senin (27/5/2013).

Ia tengah mencari celah untuk melakukan pergeseran pola anggaran tersebut dengan tetap tidak melanggar undang-undang. Sebab, menurutnya, belanja aparatur selama ini masih jauh lebih besar daripada belanja pembangunan.

Menurutnya, di Indonesia sebagai gubernur tidak memiliki keleluasaan kewenangan 100 hari. Hal ini berbeda dengan di Eropa dan Amerika. Di Indonesia, ungkapnya, posisi gubernur harus sesuai kewenangan yuridis. Sebab itu, ia tetap akan melangkah sesuai peraturan yang ada.

"Juni, Juli ini sudah mulai sehingga pada Agustus nanti setelah dilantik sudah ada blueprint dari mana saya harus menjalankannya, sehingga tidak dalam konteks 100, 200, atau 300 hari," ujarnya.

Ganjar menambahkan, konsepsi tersebut tengah dibahas secara matang sehingga nantinya program-program akan bisa dijalankan dengan cepat dan terarah. Ia mengatakan akan segera bekerja setelah dilantik nanti demi mewujudkan program sesuai dengan visi dan misinya.

"Saya lebih pada wujud dari konsepsi besar itu untuk diturunkan ke sektoral, lalu subsektor," tandasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan perhitungan sementara KPU Daerah Jawa Tengah, pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko unggul dibandingkan dua pasangan lain. Ganjar-Heru mendapatkan 48,25 persen suara, pasangan Bibit-Sudijono 30,59 persen suara, dan pasangan Hadi-Don Murdono 21,16 persen suara. Jumlah suara yang masuk sebanyak 67,24 persen atau sekitar 40.000 dari total sekitar 60.000 TPS. Hasil ini dikirimkan dari masing-masing KPPS melalui pesan singkat pada nomor khusus.


Penulis: Kontributor Semarang, Puji Utami
Editor : Farid Assifa