Polda Lampung Awasi Kelulusan UN - Kompas.com

Polda Lampung Awasi Kelulusan UN

Yulvianus Harjono
Kompas.com - 24/05/2013, 11:17 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 96 personil Kepolisian Daerah Lampung dan ratusan polisi di kepolisian resor di kabupaten / kota di Lampung dikerahkan untuk mengawasi perayaan kelulusan ujian nasional tingkat SMA dan sederajat.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar (Pol) Sulistyaningsih mengatakan, 96 personil Direktorat Samapta Bhayangkara ini diterjunkan pada Jumat (24/5/2013) untuk memantau situasi pasca-pengumuman UN tingkat SMA. Sulityaningsih mengatakan, pihaknya juga telah meminta jajaran di polres di berbagai kabupaten/kota agar meningkatkan patroli. Ini untuk mencegah aksi pawai atau perayaan kelulusan UN yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

"Kami mengimbau kepada siswa-siswi yang telah selesai pengumuman besok pagi agar tidak melakukan pawai. Kami akan menindak tegas jika melanggar hukum," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Jumat pagi ini, suasana sejumlah SMA dan SMK di Bandar Lampung masih nampak sepi. Di SMKN 4 dan SMAN 1 Bandar Lampung misalnya, hanya nampak segelintir pelajar kelas III SMA yang tidak mengenakan seragam sekolah tengah menanti pengumuman hasil kelulusan.

Hasil itu rencananya diumumkan siang ini. Tahun ini, persentase kelulusan UN di Provinsi Lampung mencapai 99,94 persen. Hanya 45 orang dari total 81.432 siswa peserta UN SMA/SMK/MA yang tidak lulus UN tahun ini.

PenulisYulvianus Harjono
EditorRusdi Amral
Komentar

Terkini Lainnya

Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

Internasional
Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

Megapolitan
Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

Megapolitan
Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

Nasional
Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

Nasional
Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

Regional
Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

Nasional
Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

Megapolitan
Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

Megapolitan
Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

Internasional
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

Regional
Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

Megapolitan
Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

Internasional
Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Edukasi
PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

Regional

Close Ads X