Jumat, 1 Agustus 2014

News / Regional

600 Polisi Kediri Amankan Pengumuman Kelulusan UN SMA

Jumat, 24 Mei 2013 | 07:06 WIB

Berita terkait

KEDIRI, KOMPAS.com — Sebanyak 600 personel Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, disiagakan untuk mengamankan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA, Jumat (24/5/2013). Kepolisian juga berjanji menilang kendaraan peserta konvoi yang tidak memenuhi standar kelayakan.

Kepala Sub-bagian Humas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Surono mengatakan, para personel akan disiagakan di beberapa titik simpul jalur protokol yang diduga akan dilewati peserta konvoi, tempat-tempat pariwisata, serta titik perbatasan keluar masuk Kota Kediri.

Surono mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk menghindari konflik yang mungkin terjadi dengan para penggguna jalan lain. "Pengamanan juga akan dilakukan di sekolah yang terdapat siswa tidak lulus," imbuh dia, Kamis (23/5/2013). Pengamanan tak hanya digelar pada hari pengumuman kelulusan, tetapi direncanakan hingga beberapa hari selanjutnya.

Untuk kendaraan peserta konvoi yang tidak memenuhi standar kelayakan jalan, Surono berjanji akan menindak tegas dengan memberlakukan tilang. "Jika tindakan persuasif tidak dihiraukan, kami akan tilang," imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kediri, Samsul Azhar, mengatakan telah meminta kepada para siswa agar tidak melakukan aksi corat-coret seragam sekolah. Menurutnya, seragam itu akan lebih bermanfaat jika disumbangkan kesiswa lain yang membutuhkan.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum Dinas Pendidikan Kota Kediri, Noto, mengatakan, berkas hasil UN SMA sederajat sampai di Kediri dari Surabaya pada Kamis malam. "Pola pengumumannya akan diserahkan langsung kepada masing-masing sekolah," kata dia.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Palupi Annisa Auliani