PKB Promosikan Film ''Sang Kyai'' - Kompas.com

PKB Promosikan Film ''Sang Kyai''

Kompas.com - 18/05/2013, 18:46 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempromosikan film ''Sang Kyai'' kepada kalangan pelajar dan mahasiswa di Surabaya, Sabtu (18/5/2013). Film yang disutradai Rako Prijanto itu dinilai memiliki prinsip perjuangan yang sama dengan prinsip perjuangan PKB.

Promosi itu dibungkus dengan diskusi terbuka menghadirkan sutradara film, dan sejumlah aktor seperti Agus Kuncoro, Christine Hakim, dan Ikranegara. Juga hadir dalam forum itu, Sekjen PKB, Imam Nahrawi, dan cagub Jatim yang diusung PKB, Khofifah Indar Parawansa.

Ketua Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Jatim, Zaini Nasiruddin mengatakan, film Sang Kyai menggambarkan peran penting ulama di bawah bendera Nahdatul Ulama yang turut berpartisipasi menegakkan NKRI. ''Film ini akan banyak menginspirasi kaum muda khususnya pelajar untuk ikut menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar,'' ujarnya Sabtu (18/5/2013).

Sementara itu PKB sebagai partai yang lahir dari lingkungan Nahdatul Ulama, kata dia, memiliki kepentingan untuk melestarikan perjuangan ulama. ''Namun arahnya berbeda. Jika dulu berorientasi pada perjuangan fisik, saat ini lebih pada perjuangan penegakkan prinsip kenegaraan dan kebangsaan sesuai Pancasila,'' ujarnya.

Film Sang Kyai berkisah tentang perjalanan hidup pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang juga pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, dalam membangkitkan semangat juang.

Selain digelar di Kampus IAIN Sunan Ampel dan komplek sekolah Islam Khodijah Surabaya, diskusi sebelumnya juga digelar di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan yang dibungkus dalam acara Behind The Scene Sang Kyai ditutup dengan nonton bareng premier Sang Kyai di seluruh jaringan XXI di seluruh Indonesia pada 30 Mei mendatang.


EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar

Terkini Lainnya

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Internasional
Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Regional
Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Olahraga
PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

Nasional
Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Megapolitan
Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Olahraga
Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Internasional
Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Nasional
'Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini'

"Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini"

Megapolitan
Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Regional
Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Megapolitan
Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Megapolitan
Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Nasional
Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Megapolitan
Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Internasional

Close Ads X