Rabu, 22 Oktober 2014

News / Regional

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Siap "Bertarung"

Kamis, 16 Mei 2013 | 18:05 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Wali kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Jawa Timur, sama- sama kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah Kediri yang akan berlangsung pada 29 Agustus 2013 nanti. Namun, keduanya maju tidak sebagai satu pasangan, tetapi sebagai rival politik.

Wali Kota petahana Samsul Azhar menggandeng Sunardi, seorang pengusaha asal Kabupaten Kediri, sebagai wakilnya. Sementara wakil wali kota petahana Abdullah Abu Bakar maju sebagai calon wali kota dengan didampingi oleh Lilik Muhibbah, ketua Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Kediri, sebagai wakilnya.

Keduanya, Kamis (16/5/2013) sama-sama mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kediri di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Kedatangan keduanya hanya selisih waktu sekitar satu jam.

Sebelum mendatangi kantor KPU itu, mereka mendeklarasikan pencalonannya masing-masing. Saat pendaftaran dilakukan, keduanya juga sama-sama unjuk kekuatan dengan pengerahan massa pendukungnya yang cukup besar.

Kali pertama yang datang ke KPU adalah pasangan Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah, dengan membawa massa dari partai pendukungnya, yaitu PAN, PPNUI, Gerindra serta para wanita anggota Muslimat.

"Sebagai bentuk komitmen keterwakilan dan pemberdayaan perempuan," kata Abdullah Abu Bakar kepada para wartawan saat ditanya tentang pemilihan wanita sebagai pendampingnya.

Sedangkan petahana Samsul Azhar juga tak mau kalah jumlah dalam membawa massa. Mereka berasal dari gabungan partai pengusungnya, yaitu Partai Demokrat, PKB, PKS, PKNU, PDS serta ratusan santri dari dua pesantren besar di Kediri.

"Ini demokrasi. Tidak apa-apa, normal saja," kata Samsul Azhar tentang rivalitasnya dengan petahana wakil wali kota.

Dengan mendaftarnya dua pasangan ini, berarti sudah ada empat kandidat pasangan calon yang bertarung memperebutkan suara 261.749 rakyat kota tahun ini. Dua kandidat lainnya adalah pasangan Kasiyadi-Budirahardjo dan Imam Subawi-Suparlan. Kedua kandidat terakhir ini berangkat dari jalur perseorangan.

KPU setempat sudah mulai membuka masa pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota sejak 13 Mei 2013 dan akan ditutup pada 19 Mei 2013. Pada hari penutupan itu waktu pendaftarannya dibuka hingga pukul 24.00.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Farid Assifa