Kamis, 18 Desember 2014

News / Regional

Ribuan Orang Minta Warga Syiah Sampang Diusir

Selasa, 7 Mei 2013 | 13:42 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com — Ribuan orang dari Desa Bluuran, Kecamatan Omben, dan Desa Karang Gayam, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (7/5/2013), berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sampang.

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang mengusir ratusan warga Syiah yang ditampung di gedung olahraga Wijaya, Sampang. Beberapa poster hujatan terhadap warga Syiah dibentangkan dalam aksi demo ini.

Massa juga menyebarluaskan selebaran berisi hujatan terhadap kaum Syiah kepada sejumlah pengendara yang melintas di lokasi demo. Massa dari dua desa itu berencana menemui Imam Ubaidillah, Ketua DPRD Sampang dan Bupati Pamekasan Fanan Hasib.

Mereka hendak menyampaikan beberapa tuntutan tentang persoalan Syiah Sampang yang hingga saat ini belum menemukan titik terang. "Salah satu tuntutan kami adalah usir warga Syiah dari Sampang karena sudah menjadi persoalan bagi masyarakat Sampang dan Pemerintah Sampang," kata Fathoorozi, salah satu tokoh masyarakat asal Desa Bluuran.

Sebelum masuk ke Gedung DPRD Sampang, mereka dihadang ratusan aparat keamanan dari Brimob Polda Jawa Timur dan ratusan aparat kepolisian dari Polres Sampang. Massa dilarang masuk karena khawatir terjadi kericuhan. Hanya beberapa perwakilan dari pedemo dipersilakan untuk menemui Fannan Hasib dan Imam Ubaidillah.

Hingga berita ini ditulis, pembicaraan antara perwakilan pedemo dan Fannan Hasib, serta beberapa anggota DPRD Sampang sedang berlangsung. Sementara itu, massa lainnya ditahan di luar Gedung DPRD. 


Penulis: Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman
Editor : Glori K. Wadrianto