Polisi Kendari Ringkus Penimbun 2,5 Ton Solar - Kompas.com

Polisi Kendari Ringkus Penimbun 2,5 Ton Solar

Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Kompas.com - 18/04/2013, 21:13 WIB

KENDARI, KOMPAS.com - Seorang pria bernama H Yusuf (54), warga Jalan R Suprapto, Kelurahan Tobuha, Kecamatan Mandonga diciduk polisi karena kedapatan menimbun 2,5 ton bahan bakar minyak jenis solar. Penyergapan dilakukan oleh petugas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara pada Rabu (17/4/2013) malam sekitar pukul 19.00 Wita.

Polisi menemukan 80 jeriken yang masing-masing berisi 33 liter solar dan disimpan di gudang rumah berseberangan dengan garasi mobil pelaku. Modus penimbunan itu dilakukan dengan cara menyembunyikan puluhan jeriken solar di dalam gudang yang diberi sekat pemisah, untuk menghindari kecurigaan penimbunan.

Selain itu, dalam menjalani aksinya, pelaku tidak langsung membeli BBM itu ke SPBU, namun ia menyuruh orang mangantre BBM ke SPBU untuk selanjutnya dijual ke pelaku. Pelaku membeli solar dari warga sekitar Rp 240 ribu per jeriken. Selanjutnya solar itu akan pelaku jual ke sejumlah perusahaan tambang seharga Rp 390.000 sampai Rp 400.000 sesuai dengan harga industri.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sultra, Brigadir Mukhlis mengungkapkan, penimbunan solar terungkap dari penyelidikan polisi ke sejumlah SPBU di Kota Kendari, setelah ditemukan adanya sejumlah antrean warga yang membeli langsung solar ke SPBU.

"Kami menemukan ada antrean jeriken di SPBU, lantas kami membuntuti kemana arahnya jeriken-jeriken itu, ternyata dibawa ke rumah pelaku. Setelah cukup bukti dan dari penyelidikan memang benar terjadi, langsung kami atur untuk penangkapan," ujar Mukhlis di ruangan kerjanya, Kamis siang (18/4/2013).

Pelaku, H Yusuf ditahan di Polda Sultra beserta barang bukti berupa 80 jeriken solar. Jeriken-jeriken ini nantinya akan dibawa ke rumah penitipan barang bukti (rambasan).

Kepolisian juga mengembangkan penyelidikan kasus penimbunan BBM ini. Yusuf diduga melakukan tindak pidana di bidang minyak dan gas bumi dan melanggar pasal 55 subsider pasal 53 huruf c dan d, junto pasal 232 huruf c dan d dan ayat 2 UU No 22 Tahun 2001, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

PenulisKontributor Kendari, Kiki Andi Pati
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional
Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Nasional
Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM