Gubernur Aceh: Perdamaian Aceh Lebih Penting - Kompas.com

Gubernur Aceh: Perdamaian Aceh Lebih Penting

Mohamad Burhanudin
Kompas.com - 02/04/2013, 20:01 WIB

  

BANDA ACEH, KOMPAS.com- Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan, Pemerintah Aceh siap untuk mencari solusi bersama dan menghindari gontok-gontokan yang tak perlu terkait polemik bendera dan lambang Aceh. Pasalnya, berlanjutnya perdamaian di Aceh jauh lebih penting.

 

Hal tersebut disampaikan Zaini usai bertemu dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan di Pendopo Gubernur Aceh di Banda Aceh, Selasa (2/4/2013).

Dalam pertemuan tersebut, Djohermansyah menyerahkan hasil klarifikasi Mendagri terhadap Qanun 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Zaini meminta agar masyarakat Aceh bersabar dan tak mengibarkan bendera Aceh. "Saya sudah kali-kali minta supaya bersabar, sampai saatnya nanti akan berkibar, saya tak akan melarang," kata dia.

Pemerintah Aceh, lanjut dia, akan mempelajari secara seksama selama 15 hari hasil klarifikasi Mendagri terhadap Qanun Bendera dan Lambang Aceh tersebut. Namun, proses tersebut kemungkinan bisa lebih cepat karena Mendagri akan dat ang ke Aceh tanggal 4 April 2013.

"Kami akan bicarakan lagi dalam waktu dekat ini untuk menjawabnya. Kami akan lihat apa yang kami perlukan, saya belum bisa memberi komentar dalam hal ini," kata dia.

Mengenai apakah Pemerintah Aceh akan mengubah bendera dan lambang Aceh atau tidak, Zaini mengatakan hal tersebut terlalu dini untuk diungkapkan.

"Semuanya belum bisa dijawab sekarang, kami akan lihat nanti apa yang menjadi keperluan bersama, yang paling penting adalah kedamaian di Aceh bisa berlanjut, bukan sebaliknya," ujar Zaini.

Mengenai penolakan Qanun Bendera dan Lambang Aceh di berbagai daerah di Aceh seperti di Takengon dan Aceh Barat, Zaini mengatakan, hal itu hanyalah ulah golongan-golongan kecil yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.

"Saya kira kami harus bersama menjaga berlanjutnya perdamaian yang ada di Aceh," ujar dia.

 

 

 

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisMohamad Burhanudin
    EditorTjahja Gunawan Diredja

    Terkini Lainnya

    Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

    Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

    Megapolitan
    Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil 'Bodong'

    Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil "Bodong"

    Megapolitan
    Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

    Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

    Megapolitan
    Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

    Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

    Nasional
    Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

    Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

    Regional
    Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

    Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

    Megapolitan
    Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

    Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

    Internasional
    Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

    Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

    Regional
    Malaysia Bebas 'Jerebu', PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

    Malaysia Bebas "Jerebu", PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

    Nasional
    Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan 'Hoax'

    Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan "Hoax"

    Megapolitan
    Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

    Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

    Nasional
    Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

    Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

    Internasional
    Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

    Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

    Megapolitan
    Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

    Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

    Megapolitan
    Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

    Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM