Senin, 15 September 2014

News / Regional

TASIKMALAYA

Ibunda Terduga Teroris Yakin Anaknya Segera Pulang

Selasa, 2 April 2013 | 14:50 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Euis Salimah (45) ibunda terduga teroris berinisial FS (Fajar Sidiq) (25), warga Jalan Leuwianyar, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri, meyakini bahwa anaknya akan segera pulang ke rumah.

"Saya yakin anak saya akan segera pulang. Soalnya, kami juga akan pergi ke Jakarta untuk menjemput anak saya," terang Euis, saat ditemui sejumlah wartawan di rumahnya, Selasa (2/4/2013) siang.

Menurut Euis, FS merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara. Ia membantah kalau anaknya terlibat dengan jaringan teroris. Pasalnya, anaknya itu dikenal sebagai pribadi yang soleh dan taat beribadah. Bahkan FS, yang telah memiliki istri dan dua anak tersebut hanya sebagai pengusaha kerudung bersama keluarga di rumah.

"Anak saya itu hanya pengusaha kerudung dan baju muslim. Saya juga tak mengira kalau anak saya ditangkap polisi. Saya pikir anak saya telah diculik," tambah Euis.

Saat penangkapan FS oleh Densus 88 pada Rabu (27/3/2013). Anaknya itu sedang disuruh ayahnya untuk menanyakan harga ongkos kirim pesanan kerudung ke luar Jawa. Namun, FS yang memakai motor disergap oleh beberapa orang berseragam dan bersenjata lengkap.

"Itu juga saya kata warga di lokasi kejadian yang melihat anak saya dibawa masuk ke dalam mobil Avanza hitam," ujar dia.

Euis berharap, anaknya bisa cepat dikembalikan ke rumahnya. Ia meyakini kalau anaknya tak terlibat kriminal dan jaringan teroris. "Duh, kasihan anak-anaknya yang masih pada kecil. Tapi saya lega soalnya kata suami saya, anak saya akan segera pulang ke rumah," ungkap Euis.

Diberitakan sebelumnya, FS (25), seorang pengusaha kerudung sekaligus guru ngaji asal Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, telah ditangkap Densus 88, karena diduga terlibat jaringan teroris. Keluarganya mengira FS, telah diculik seseorang karena selama empat hari tidak pulang ke rumah.

Baru pada Senin kemarin, keluarganya mengetahui FS, ditangkap Densus 88 setelah ada surat pemberitahuan resmi yang diserahkan kepada keluarganya. 


Penulis: Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha
Editor : Glori K. Wadrianto