Polisi Tahan Dua Tersangka Korupsi BNI Rp 46,7 Miliar - Kompas.com

Polisi Tahan Dua Tersangka Korupsi BNI Rp 46,7 Miliar

Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Kompas.com - 14/03/2013, 15:10 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat (Polda Sulselbar) menahan mantan wakil pimpinan Bank BNI 46 SKC Parepare, Supatmo serta Direktur PT Prima Kinerja Puttra Lestari Mandiri dan Persero Komanditer CV Ainur Hikmah, Dede Tasno terkait dugaan kredit fiktif senilai Rp 46,7 miliar tahun 2011 lalu.

Keduanya diduga bersekongkol mencairkan dana kredit modal kerja-kredit usaha rakyat (KMK-KUR) kepada 100 orang petani di Maroangin, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Kapolda Sulselbar, Inspektur Jenderal Polisi Mudji Waluyo didampingi Kepala Bidang Humas, Komisaris Besar Endi Sutendi dan Direktur Reserse Kriminal (Dit Reskrimsus) Kombes Polisi Pietrus Waine saat menggelar konfrensi pers di Sekolah Perpolisian Nasional (SPN) Batua Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (14/3/2013) mengatakan, dalam kasus ini ada tiga yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun baru dua yang ditahan, yakni Supatmo dan Dede Tasno. Sementara Direktur CV Ainul Hikmah, Amiruddin tidak ditahan karena belum memenuhi panggilan penyidik.

Kedua tersangka Supatmo dan Dede Tasno ditahan di Mapolda Sulsel sejak 13 Maret 2013. Menurut Mudji, ketiga tersangka melanggar Pasal 1 ayat (2) Subsider pasal 3 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Secara terpisah, Legal Officer Kantor BNI Wilayah Makassar, Rahmad Habibi didampingi Arfah mengatakan, jika ada pegawai yang melakukan penyimpangan pasti akan ditindak. Mulai peneguran hingga pemberhentian dari jabatannya.

Menurut Rahmad, Wakil Pimpinan Bank BNI 46 SKC Parepare, Supatmo sudah mengundurkan diri sebelum ditetapkan sebagai tersangka. "Kami merespons baik apa yang dilakukan polisi dalam kasus ini, meski kami juga melakukan penyelidikan secara internal," ungkapnya.

PenulisKontributor Makassar, Hendra Cipto
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X