Rabu, 17 September 2014

News / Regional

Pembakaran Polres OKU, Empat Polisi Terluka

Kamis, 7 Maret 2013 | 15:02 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Empat polisi terluka saat terjadi pembakaran Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Kota Baturaja, Sumatera Selatan, oleh puluhan anggota TNI dari Yon Armed 15, Kamis (7/3/2013).

Keempatnya mengalami luka tusuk. Dua di antaranya kini masih kritis dan dirawat di Palembang. "Luka-luka empat orang, dua parah dan dirawat," Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Suhardi Alius di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis.

Seperti diberitakan, sekitar 90 anggota TNI itu mendatangi Polres OKU dengan mengendarai sepeda motor dan truk. Dengan seragam loreng hijau, mereka dilaporkan hendak mempertanyakan kasus tewasnya anggota TNI Januari lalu.

Namun, akhirnya massa membakar gedung Polres dan beberapa mobil polisi di lokasi. Oknum TNI tersebut juga datang membawa sangkur dan melukai empat anggota kepolisian itu. Suhardi menerangkan, hingga saat ini tengah diselidiki siapa yang menggerakkan massa tersebut.

"Oknum TNI sudah ditarik oleh pimpinan dan mereka bergerak tanpa izin pimpinan," terang Suhardi.

Kejadian ini diduga buntut dari tewasnya anggota TNI Pratu Heru yang tertembak oleh anggota Polres OKU pada Januari lalu. Awalnya, Heru diduga melakukan pelanggaran lalu lintas.

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres OKU hendak menindaknya, Heru tidak menghiraukan bahkan tetap melanjutkan perjalanan. Dalam pengejaran, Heru ditembak oleh Polantas tersebut.

"Rencananya akan unjuk rasa damai terkait temannya yang tertembak, tapi jadi tidak terkendali," ujar Suhardi.

 


Penulis: Dian Maharani
Editor : Kistyarini