Manado Kembali Dikepung Banjir - Kompas.com

Manado Kembali Dikepung Banjir

Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Kompas.com - 17/02/2013, 08:42 WIB

MANADO, KOMPAS.com -- Manado kembali dikepung banjir akibat hujan yang turun sejak Sabtu (16/2/2013) pagi hingga Minggu (17/2/2013) siang ini belum reda. Ratusan rumah di beberapa kecamatan masih terendam banjir dengan tinggi air bervariasi.

Kawasan yang terparah direndam banjir berada di Kelurahan Ternate Tanjung, Kampung Tubir Paal Dua, Karame, Dendengan Luar, Komo Luar, Banjer dan Kelurahan Dendengan Dalam. Lokasi-lokasi tersebut berada di bentaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang memang rawan banjir.

Sementara dari laporan warga, beberapa lokasi juga mengalami longsor, seperti di Singkil dan Perkamil. Akses jalan Manado ke Tomohon juga tertutup longsor.

"Saat ini ada dua mobil di depan rumah makan Immanuel, Kinilow yang terseret longsor, kendaraan tidak bisa lewat," ujar Don Kabo, salah satu pengguna jalan dari Tomohon yang terjebak banjir.

Wali Kota Manado Harley Mangindaan meminta seluruh aparat Pemerintah Kota Manado segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menanggulagi bencana banjir.

Sebelumnya, banjir bandang pernah terjadi di Kota Manado pada akhir bulan November tahun 2000 silam. Hampir seluruh wilayah Kota Manado terendam banjir, terkecuali di daerah perbukitan. Saat itu, hujan terus menerus selama dua hari, dan ditambah meluapnya Danau Tondano di Kabupaten Minahasa, membuat beberapa pintu air di danau tersebut harus dibuka. Akibatnya DAS Tondano yang membelah Kota Manado, tak mampu menampung debit air yang meluap. Kondisi itu diperparah dengan air pasang laut, hingga air tertahan dan menggenangi rumah setinggi atap.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKontributor Manado, Ronny Adolof Buol
    EditorFarid Assifa
    Terkini Lainnya
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Megapolitan
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Megapolitan
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Megapolitan
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Megapolitan
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Regional
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Megapolitan
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    Regional
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Internasional
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Regional
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Nasional
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Megapolitan
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Nasional
    Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Internasional
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Megapolitan
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Regional

    Close Ads X