Kamis, 31 Juli 2014

News / Regional

Manado Kembali Dikepung Banjir

Minggu, 17 Februari 2013 | 08:42 WIB

Berita terkait

MANADO, KOMPAS.com -- Manado kembali dikepung banjir akibat hujan yang turun sejak Sabtu (16/2/2013) pagi hingga Minggu (17/2/2013) siang ini belum reda. Ratusan rumah di beberapa kecamatan masih terendam banjir dengan tinggi air bervariasi.

Kawasan yang terparah direndam banjir berada di Kelurahan Ternate Tanjung, Kampung Tubir Paal Dua, Karame, Dendengan Luar, Komo Luar, Banjer dan Kelurahan Dendengan Dalam. Lokasi-lokasi tersebut berada di bentaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang memang rawan banjir.

Sementara dari laporan warga, beberapa lokasi juga mengalami longsor, seperti di Singkil dan Perkamil. Akses jalan Manado ke Tomohon juga tertutup longsor.

"Saat ini ada dua mobil di depan rumah makan Immanuel, Kinilow yang terseret longsor, kendaraan tidak bisa lewat," ujar Don Kabo, salah satu pengguna jalan dari Tomohon yang terjebak banjir.

Wali Kota Manado Harley Mangindaan meminta seluruh aparat Pemerintah Kota Manado segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menanggulagi bencana banjir.

Sebelumnya, banjir bandang pernah terjadi di Kota Manado pada akhir bulan November tahun 2000 silam. Hampir seluruh wilayah Kota Manado terendam banjir, terkecuali di daerah perbukitan. Saat itu, hujan terus menerus selama dua hari, dan ditambah meluapnya Danau Tondano di Kabupaten Minahasa, membuat beberapa pintu air di danau tersebut harus dibuka. Akibatnya DAS Tondano yang membelah Kota Manado, tak mampu menampung debit air yang meluap. Kondisi itu diperparah dengan air pasang laut, hingga air tertahan dan menggenangi rumah setinggi atap.


Penulis: Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Editor : Farid Assifa