Rabu, 16 April 2014

News / Regional

Jadi Menpora, Gelar Ningrat Roy Suryo Belum Naik

Minggu, 20 Januari 2013 | 00:52 WIB

Baca juga

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pakualaman Yogyakarta menggelar prosesi Tingalan Dalem yang merupakan perayaan ulang tahun ke-77 KGPAA Paku Alam IX.

Prosesi tingalan dalem dilaksanakan di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman yang dihadiri para kerabat termasuk Menteri Pemuda dan Olah Raga, Roy Suryo.

Kerabat Pakualaman KPH Sukmo Parasto mengatakan acara Tingalan Dalem KGPAA Paku Alam IX merupakan acara tahunan. Perayaan ini juga disertai dengan pemberian gelar kepada kerabat Pakualaman dan orang-orang berjasa untuk masyarakat.

"Pemberian gelar ini sebagai penghargaan kepada orang-orang yang telah mengabdikan dirinya di Pakualaman dan masyarakat. Tahun ini tidak ada penghargaan yang diberikan untuk orang luar DIY," ujarnya saat ditemui di acara Tingalan Dalem KGPAA Paku Alam IX, Sabtu (19/1/2013).

KPH Sukmo Parasto menambahkan gelar tidak hanya diberikan untuk para kerabat Pakualaman namun juga bagi tokoh yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat, seperti Sutani Sutaryo dari Yayasan Sayap Ibu, atau Ketua Pecinta Batik Indonesia Larasati Sulantoro.

Saat dikonfirmasi soal kenaikan gelar Roy Suryo yang saat ini menjabat Menpora, KPH Sukmo Parasto menegaskan bahwa tahun ini Roy Suryo belum mendapat kenaikan gelar.

"Roy Suryo itu masih kerabat Pakualaman dan sudah mendapat gelar Kanjeng Raden Mas Tumenggung. Bisa saja mendapat kenaikan namun demikian kenaikan gelar tetap harus melewati proses dan tahapan. Tidak hanya berdasarkan kenaikan jabatan yang diemban," tegasnya.

Menpora Roy Suryo tampak hadir diacara Tingalan Dalem KGPAA Paku Alam IX di Puro Pakualaman bersama dengan keluarganya.

"Saya ke Yogya untuk tugas luar kota pertama setelah menjabat Menpora. Dan kebetulan bertepatan dengan acara di Pakualaman," paparnya.

Seusai mengikuti acara Tingalan Dalem KGPAA Paku Alam IX, Roy Suryo bertemu dengan Sri Sultan HB X di Kraton Kilen, dilanjutkan bertemu dengan pengurus KONI DIY.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Ervan Hardoko