Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Papua Butuh Sosok Pemimpin seperti Jokowi

Senin, 17 Desember 2012 | 11:44 WIB

Terkait

TIMIKA, KOMPAS.com - Tokoh Pemuda Mimika, Decky Mirino mengungkapkan Provinsi Papua saat ini membutuhkan sosok pemimpin seperti Gubernur DKI Jakarta, Jokowi yang dekat dengan rakyat dan tanggap terhadap berbagai masalah yang dihadapi warganya.

Berbicara kepada Antara di Timika, Senin (17/12/2012), Decky Mirino mengatakan, sosok pemimpin seperti Jokowi itulah yang dibutuhkan untuk membangun Papua yang masih terkebelakang dalam segala hal.

"Pemimpin seperti Jokowi itu yang dibutuhkan Papua saat ini. Dia tidak pernah memberi janji dan mengiming-imingkan sesuatu kepada rakyat, tapi dia punya hati untuk turun ke tengah rakyat dan merasakan langsung apa yang rakyat butuhkan," kata Decky.

Meski sulit untuk mendapatkan sosok pemimpin seperti Jokowi di Papua, Decky berharap enam pasang calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Papua periode 2013-2018 yang akan bertarung dalam Pilkada tanggal 29 Januari 2013 bisa meniru pola kepemimpinan Jokowi.

Decky mengatakan, orang Papua saat ini tidak lagi hidup primitif dan lebih dewasa dalam menyikapi berbagai isu baik politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Para pemimpin yang ikut dalam bursa Pilgub Papua, katanya, tidak perlu mendikte rakyat dan membujuk atau merayu dengan janji-janji manis, gula-gula politik, apalagi bagi-bagi uang.

"Para calon gubernur dan wagub Papua harus bisa mengukur diri mereka sejauh mana selama ini mereka berbuat untuk rakyat. Apakah selama ini rakyat di daerah yang mereka pimpin sudah puas dengan karya yang mereka kerjakan atau justru sebaliknya rakyat sesungguhnya sudah tidak simpatik dan memiliki harapan terhadap mereka," tutur Decky.

Menurut dia, panggilan untuk menjadi seorang pemimpin bukan semata karena memiliki harta dan uang banyak atau karena dukungan partai politik, tetapi karena memiliki hati untuk mau melayani rakyat dengan berbagai risiko.

"Pilkada DKI Jakarta baru-baru ini sesungguhnya telah memberikan pelajaran politik yang sangat penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa kekuatan uang dan dukungan parpol tidak menjadi ukuran," kata Decky.

Ia berharap rakyat Papua juga bisa memetik contoh dan pelajaran dari Pilkada DKI Jakarta sehingga rakyat Papua bisa mendapatkan secercah harapan dari sosok pemimpin yang akan datang di tengah situasi yang masih kelam hingga saat ini.

Pekan lalu KPU Papua telah menetapkan enam pasangan cagub-cawagub yang bakal mengikuti Pilgub pada 29 Januari 2013. Ke enam pasangan dimaksud yakni pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal, MR Kambu-Blasius Pakage, Habel M Suwae-Yop Kogoya, Alek Hesegem-Marthen Kayoi, Welington Wenda-Waynand Watori dan Noak Nawipa-Jhon Wob.

Pada kesempatan yang sama KPU Papua menyatakan tidak mengakomodasi tiga pasangan yakni pasangan Barnabas Suebu-John Tabo, pasangan John Karubaba-Willy Magai dan pasangan Yan Yembise-H Bonai.

Berita terkait, baca :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

 

 


Editor : Hertanto Soebijoto
Sumber: