Senin, 28 Juli 2014

News / Regional

The Peak, Gedung Tertinggi di Pekanbaru Hampir Selesai

Kamis, 8 November 2012 | 17:31 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com -- Kota Pekanbaru, sebentar lagi akan memiliki gedung berlantai 29, yang merupakan gedung tertinggi di Provinsi Riau dan disebut-sebut sebagai gedung tertinggi di Pulau Sumatera. Gedung hotel sekaligus apartemen itu, Kamis (8/11/2012), memasuki tahapan akhir pengecoran lantai atas atau yang dikenal dengan istilah topping off.

"Pekerjaan pembangunan The Peak dilakukan seluruhnya oleh putra daerah Riau. Ini salah satu apresiasi manajemen mendorong putra daerah yang akhirnya mampu membangun gedung berlantai 29 ini sebagai bangunan tertinggi di Sumatera," kata Jimmy Rahim, pemilik The Peak.

Eddy Suyanto, Direktur PT Asialand, pelaksana pembangunan The Peak usai pengecoran akhir tidak dapat menyembunyikan kebanggaan dapat membangun ikon baru bagi Kota Pekanbaru. Dia mengatakan pembangunan itu telah membuka peluang kerja dan investasi yang tidak kecil.

"Akhirnya kami sampai juga pada prosesi pengecoran terakhir di lantai paling atas. Mudah-mudahan, tidak lama lagi kami akan menyelesaikan seluruh pembangunan gedung ini," kata Eddy.

Pemancangan pondasi The Peak sudah dimulai pada 20 April 2008. Selain hotel berbintang lima, bangunan itu akan memiliki 107 unit apartemen mewah dengan tiga tipe, yakni studio (satu kamar tidur) dua dan tiga kamar tidur.

"Minat calon konsumen cukup bagus saat ini, karena calon pemilik sudah dapat melihat keseriusan The Peak untuk menyediakan hunian mewah. Penjualan sampai saat ini sudah mencapai 50 persen. Kami juga memiliki promosi cicilan melalui Bank BNI," tambah Ary Mustary, General Manager The Peak, yang menargetkan akan menyerahkan kunci kepada pemilik pada pertengahan 2013.

Selain menjadi gedung tertinggi, konsep The Peak didesain menyerupai perahu Lancang Kuning dengan ornamen-ornamen Melayu yang khas, minimalis namun modern.

"Kami memiliki faslitas restoran, ballroom, unit perkantoran, taman, kolam renang, pusat kebugaran, spa, dan pengamanan penuh selama 24 jam, yang semuanya menjadi hak penghuni. Mereka tidak perlu pusing dengan masalah perawatan apartemen karena menjadi bagian dari tanggung jawab manajemen," ungkap Ary.


Penulis: Syahnan Rangkuti
Editor : Nasru Alam Aziz