Selasa, 29 Juli 2014

News / Regional

Gara-gara Benang Layangan, Seorang Jurnalis di Bone Alami Kecelakaan

Minggu, 7 Oktober 2012 | 02:10 WIB

BONE, KOMPAS.com - Nasib naas dialami Edy Arsyad (26), seorang jurnalis salah satu media cetak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Gara-gara benang layangan, Edy yang sedang mengejar liputan pesta ada setempat mengalami kecelakaan pada Sabtu (6/10/2012).

Edy, yang melintas dengan menggunakan motor Suzuki Spin bernomor polisi DD 3893 MR di sekitar alun-alun Lapangan Merdeka Watampone tersangkut oleh benang layang-layang yang dimainkan oleh sejumlah bocah. Parahnya, benang itu tersangkut di lehernya, yang membuat dia tak bisa mengendalikan setir motor dan akhirnya terjatuh.

Akibatnya, korban terlempar sejauh sekitar 10 meter dan mengalami luka lecet pada bagian lengan serta lutut kirinya. Sementara itu para bocah di lapangan tersebut langsung kabur dan meninggalkan layangan mereka yang sedang mengudara, setelah mengetahui benang layangannya menyebabkan orang celaka.

Memang, layangan ini telah menjadi tradisi permainan anak-anak sejak musim kemarau dan kala akhir pekan tiba. Meski demikian, sarana permainan ini belum tertata dengan rapi hingga menimbulkan keresahan di sejumlah masyarakat.

"Seharusnya ini diatur oleh pemerintah atau dibuatkan tempat khusus untuk main layang-layang. Kalau tidak, begini jadinya. Ini bukan pertama kali tetapi sudah banyak yang jadi korban," kata Bachtiar, salah seorang warga.

Setelah kejadian, Edy mendapat pertolongan dari sejumlah pedagang kali lima yang ada di tempat kejadian. Lukanya diolesi obat.


Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo