Evaluasi dan Antisipasi Agar Tidak Terulang

  • Penulis :
  • Lukas Adi Prasetya
  • Kamis, 20 September 2012 | 17:02 WIB

KUTAI BARAT, KOMPAS.com -- Tenggelamnya KM Surya Indah di Sungai Mahakam, Muara Pahau, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang merenggut 28 jiwa, adalah pelajaran berharga agar tidak terulang lagi. Evaluasi menyeluruh dan antisipasi harus segera dilakukan.

"Pengecekan kapal-kapal transportasi harus dilakukan lebih cermat, karena nyawa adalah taruhannya," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Kutai Barat, Toni Imang, Kamis (20/9/2012).

Kapal buatan tahun 2001 dan berbobot 166,6 gross ton (GT) tersebut, tenggelam pada Kamis malam pekan lalu. Sebanyak 83 penumpang ditemukan selamat, 28 lainnya ditemukan meninggal. Adapun pencarian korban telah dihentikan.

Kapal tenggelam setelah mengalami kebocoran pada mesin. Nahkoda kapal, ASP, sudah ditetapkan sebagai tersangka karena sejak awal berangkat sudah mengetahui ada kebocoran pada mesin. Tetapi kapal tetap dijalankan.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Antonius Wisnu Sutirta mempersoalkan data manifes penumpang kapal yang tidak diketahu persis. Ini dimungkinkan karena tidak semua penumpang naik dicatat dan diketahui identitasnya.

Tentang itu, Toni memastikan akan menjadi catatan. "Keakuratan jumlah penumpang dan identitasnya jelas penting, karena itu adalah informasi yang membantu," kata Wisnu.

Setiap hari, jalur Sungai Mahakam dari Samarinda-Melak (Kubar)-Long Bagun (Kubar), yang dilintasi KM Surya Indah ini, cukup ramai. "Jalur tersebut dilintasi sejumlah kapal, baik kapal angkutan orang maupun barang. Transportasi air menjadi pilihan karena jalan darat jelek," katanya.

Sebenarnya jalan darat pernah dalam kondisi lumayan pada tahun 2004-2006. Kala itu, transportasi air malah tidak ramai. Namun, karena terus-menerus dilintasi kendaraan berat, jalan akhirnya rusak. Transportasi air pun kembali menjadi pilihan. Adapun jarak Samarinda-Melak 325 km, sedangkan jika sampai ke Long Bagun, jaraknya 523 km.

 

 

Editor : Nasru Alam Aziz

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$quiz

Filename: views/read-article-no-photo.php

Line Number: 218

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$view_quiz

Filename: views/read-article-no-photo.php

Line Number: 221

Topik Pilihan:

Baca Juga

Evaluasi dan Antisipasi Agar Tidak Terulang - Kompas.com
Kamis, 20 September 2012

News

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(application/logs/komps_log.php) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 64

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fwrite(): supplied argument is not a valid stream resource

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 66

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fclose(): supplied argument is not a valid stream resource

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 67

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: topikpilihan

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 463

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 463

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: topstories

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 484

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/kompas_lib.php

Line Number: 484

[x] close