Selasa, 23 September 2014

News / Regional

Empat Warga Batu Busuak Tertimbun Tanah Longsor

Kamis, 13 September 2012 | 06:45 WIB

PADANG, KOMPAS.com — Empat warga tertimbun material tanah longsor yang berada di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (13/9/2012).

"Empat warga dilaporkan tertimbun tanah longsor yang terjadi pada Rabu (12/9/2012), yakni Nazwa (6), Jamaris (45), Nila (25), dan Saffa (3)," kata Kepala Bidang Identifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang (Kabid Identifikasi BPBD Padang) Noverman di Padang.

Menurut dia, saat ini tim SAR gabungan sedang mengupayakan pencarian empat warga tersebut.

"Tim SAR telah dikerahkan untuk mencari tanah longsor, sementara itu beberapa mobil ambulans juga disiagakan untuk membawa korban," kata Noverman.

Peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 17.00 bersamaan dengan hujan lebat yang melanda Kota Padang. "Waktu hujan lebat mengguyur, enam rumah mengalami kerusakan, serta empat orang dilaporkan tertimbun tanah longsor," kata Noverman.

Dia mengatakan, tim SAR gabungan sedikit mengalami kesulitan untuk mencari empat warga tersebut.

"Tim SAR mencari korban tertimbun tanah longsor dengan peralatan seadanya, sementara lokasi itu sangat sulit dilalui alat berat," katanya.

Menurut Noverman, sekarang ini tim SAR telah mengevakuasi warga Batu Busuak ke tempat yang lebih aman karena rumahnya tertimbun tanah longsor.

"Guna menghindari banyaknya korban jiwa, warga telah dievakuasi ke tempat aman, seperti masjid, sekolah, juga di rumah tetangga yang tidak terkena tanah longsor," katanya.

Kondisi curam, serta terdiri dari pasir dan tanah, menyebabkan tebing di daerah itu labil. "Bukit pasir ini labil dan sangat rentan terjadi tanah longsor ketika hujan lebat mengguyur."

Noverman mengatakan, hujan lebat yang mengguyur Padang tidak saja menyebabkan tanah longsor, tetapi juga banjir bandang di beberapa daerah.

"Hingga saat ini, kami belum tahu berapa kerugian materiil akibat tanah longsor serta banjir bandang," katanya.

 


Editor : Hertanto Soebijoto
Sumber: