Jumat, 29 Agustus 2014

News / Regional

7 Mobil Sitaan Hilang, Polisi dan Jaksa Saling Tuding

Jumat, 7 September 2012 | 11:31 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Tujuh mobil tanpa dilengkapi dokumen (bodong) yang menjadi sitaan aparat penegak hukum hilang di antara penyidik Polrestabes Makassar dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Hilangnya mobil sitaan tersebut terungkap setelah dilakukan penelusuran kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Besar Himawan Sugeha dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Makassar Irwan Datuiding.

Menurut Himawan, yang dikonfirmasi Jumat (7/9/2012), penyidik Polrestabes Makassar telah melimpahkan berkas perkara dan barang bukti tujuh mobil bodong sebelum Idul Fitri kepada kejaksaan. Pelimpahan berkas tahap dua ini dilakukan setelah jaksa mengembalikan berkas perkara tahap pertama yang meminta pelimpahan tujuh mobil tersebut.

"Kami sudah limpahkan tujuh mobil bodong ke Kejari Makassar, sedangkan dua unit lainnya, termasuk sebuah mobil Alphard, masih terparkir di halaman Polrestabes Makassar karena bukan termasuk mobil bodong, melainkan mobil penggelapan dari Jakarta yang dibeli oleh politisi, La Kama, Wijaya," jelasnya.

Sementara itu, Irwan Datuiding yang juga dikonfirmasi di kantornya mengaku belum menerima pelimpahan kasus mobil bodong tahap kedua. Pelimpahan tahap pertama dari kepolisian ke kejaksaan sudah dilakukan, tetapi berkas perkaranya dikembalikan karena belum lengkap yang tidak disertakan tersangka dan barang buktinya.

"Yang jelas kami belum menerima pelimpahan berkas perkara tahap dua. Kalau pelimpahan berkas perkara tahap dua harus lengkap, termasuk barang buktinya ikut serta. Tapi, sampai saat ini jaksa belum menerima tujuh mobil bodong itu," tegas Irwan.

Sembilan mobil yang disita yakni Toyota Alphard, Toyota Yaris DD1467 JZ, Daihatsu Terios N 1922 CU, Daihatsu Terios DC 1095 BC, Daihatsu Xenia DC 1094 BC, Suzuki Swift DC 1119 BC, Toyota Fortuner milik pejabat Polman, Avanza, dan Honda Jazz. Tujuh di antaranya adalah mobil bodong yang tak jelas keberadaannya kini. Sementara dua lainnya masih terparkir di halaman Polrestabes Makassar.


Penulis: Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Editor : Glori K. Wadrianto