Minggu, 20 April 2014

News / Regional

Satu Korban Tabrakan Beruntun Hendak Menikah

Selasa, 7 Agustus 2012 | 17:50 WIB

Baca juga

KEDIRI, KOMPAS.com -- Eko Setiawan (25), warga Kayen, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur turut menjadi korban meninggal dalam kecelakaan beruntun antara motor, bus Harapan Jaya serta sebuah dump truk di Trosobo, Sidoarjo, Selasa (7/8/2012) dini hari.

Jenazah pria yang dikenal suka merantau tersebut telah tiba di rumah duka untuk kemudian dimakamkan sore hari. Tangis duka pecah ketika mobil pengangkut jenazah pemuda putra sulung pasangan Wajipan dan Wakini itu memasuki halaman rumahnya di Kayen.

Para keluarga dan sanak saudara bahu membahu mengurus jenazahnya untuk kemudian disemayamkan. Sejak kedatangan jenazah, ibu korban tampak tak kuasa menahan duka hingga beberapa kali jatuh pingsan. Para pelayat yang hadir kemudian secara berjamaah menyalati jenazah, dan tidak lama berselang jenazah dibawa ke pemakaman desa setempat untuk dikebumikan.

Suara tahlil bertalu mengiringi rombongan pengiring jenazah. Nenek korban, Ponisah, mengatakan cucunya yang pendiam tersebut telah terbiasa merantau sejak lulus sekolah menengah pertama (SMP), bahkan pernah hingga 4 tahun berada di Kalimantan. Sementara keberadaannya di Surabaya untuk bekerja sebagai tukang gali kabel telepon sejak dua bulan ini.

"Dia pendiam tidak pernah macam-macam," kata Ponisah.

Sesuatu yang diingat Ponisah adalah sebelum kembali bekerja di Surabaya kemarin, cucunya tersebut meminta uang beberapa ratus ribu untuk digunakan mengurus peralihan surat izin mengemudi ke B. Bahkan usai Lebaran nanti akan melamar kekasihnya yang tinggal di Bojonegoro. Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Trosobo, Sidoarjo.

Dalam kecelakaan tersebut dua pengendara motor tewas dan enam penumpang bus juga tewas, sementara puluhan lainnya luka-luka. Dua di antara korban tewas penumpang bus berasal dari Kediri, yaitu Eko Setiawan serta Anton Kurniawan warga Karangrejo, Kandat, Kabupaten Kediri.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Farid Assifa