Rabu, 23 April 2014

News / Regional

Pedagang Uang Baru Mulai Datangi Kendal

Sabtu, 4 Agustus 2012 | 15:18 WIB

Baca juga

KENDAL, KOMPAS.com -- Lebaran selalu identik dengan hal-hal baru. Tidak cuma baju atau sarung baru, tetapi juga uang baru. Banyak masyarakat menjelang Lebaran ini, juga mencari uang baru untuk diberikan kepada sanak saudara dan tetangga.

Banyaknya masyarakat yang mencari uang baru untuk Lebaran ini dimanfaatkan oleh sebagian orang. Mereka menjual jasa penukaran uang baru recehan, mulai pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 hingga Rp 20.000, bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Seperti yang dilakukan oleh Vina dan Yuni, Sabtu (4/8/2012). Kedua warga Semarang ini berdua rela berdiri di pinggir jalan Soekarno-Hatta, Kendal, Jawa Tengah untuk menawarkan uang barunya tersebut. Uang baru Rp 100.000, baik yang recehan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 maupun Rp 20.000, bisa ditukar dengan uang 110.000 rupiah.

"Daripada antre di bank, lebih baik mengeluarkan uang 10.000 untuk tukar di saya," kata Vina.

Ia mengaku, hari ini adalah hari pertama membuka penukaran uang baru di Kendal. Uang baru dia dapatkan dari BI Semarang. Dirinya memilih buka penukaran uang baru di Kendal, karena kota ini jauh dari Semarang.

"Di sini memang ada bank. Tapi kan pasti antre dan memakan waktu lama," katanya.

Hal yang sama juga diakui oleh Yuni. Ia mengaku berangkat dari Semarang bersama temannya Vina. Sampai sekitar jam 11.00, belum ada satupun orang yang menukar uangnya dengan uang baru.

Menurutnya, hal ini karena Lebaran masih jauh dan mereka belum membutuhkannya. "Kami yakin pasti laku. Sebab tahun kemarin juga begini," kata Yuni yang mengaku sudah hamper lima tahun ini melayani penukaran uang baru, setiap menjelang Lebaran.

Hasil dari membuka penukaran uang baru tersebut diakuinya cukup lumayan dan bisa digunakan untuk Lebaran. "Lumayan, bisa untuk tambah-tambah uang saku lebaran," tambahnya.


Penulis: Kontributor Kendal, Slamet Priyatin
Editor : Farid Assifa