Jumat, 1 Agustus 2014

News / Regional

PALU

Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya Pengguna Jalan

Rabu, 1 Agustus 2012 | 14:02 WIB

PALU, KOMPAS.com - Geng motor di Palu, Sulawesi Tengah, semakin meresahkan masyarakat. Rabu (1/7/2012) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita, satu orang pengendara motor yang melintas di Jalan Hasanuddin, Kota Palu, tiba-tiba diserang oleh puluhan orang tak dikenal.

Menurut Wilson Tumiwa (32) korban yakin penganiayaan itu dilakukan anak-anak geng motor. Karena Wilson sempat melihat banyak motor yang di parkir di dalam taman kota. Namun, Wilson mengaku tidak tahu alasan ia dianiaya.

"Saya cuma melintas di bundaran jalan taman kota itu. Tiba-tiba saya diserang anak-anak yang nongkrong dalam bundaran taman itu. Jumlahnya lebih dari lima puluh orang. Untung saya bisa melarikan diri, dan ada poisi datang, kalau tidak sudah mati saya," kata Wilson yang kini di rawat RS Bhayangkara Polda Sulteng.

Wilson dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulteng oleh anggota polisi yang datang ke tempat kejadian perkara. Selain memukuli Wilson, pelaku juga sempat membakar motor Wilson. Beruntung ada anggota polisi datang ketika satpam yang berjaga di sebuah show room mobil menghubungi aparat polisi.

Dari pengakuan Wilson, ia terkena parang di kening kanan serta luka tombak di kaki kanannya. Selain parang ia juga dipukuli menggunakan kayu. Karena kejadiannya malam hari, dan darah sudah mengalir di wajah Wilson tak ada satu pelaku penganiayaan yang dikenalinya. "Tidak ada yang saya kenal. Dan saya tidak ada musuh di luar," ujar bapak dua anak ini singkat..

Wilson mengaku, ia keluar rumah dini hari itu karena hendak membeli makanan. Kemudian ada telpon dari istri temannya minta tolong agar menjemput suaminya. Setelah membeli makanan, Wilson kemudian bergerak untuk menjemput temannya. Namun naas, Wilson malah dianiaya orang tak dikenal.

Moh Abal masyarakat setempat menyayangkan kejadian yang menimpa Wilson, ia berharap polisi bisa menangkap pelakunya.  "Kalau benar ini dilakukan oleh anak-anak geng motor polisi harus bertindak. Jangan sampai anak-anak geng motor itu mengganggu ketenangan umat Islam di bulan Ramadhan ini," kata Abal.

Hingga kini belum ada informasi dari pihak polisi terkait adanya pelaku penganiayaan yang ditangkap. 


Penulis: Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati
Editor : Glori K. Wadrianto