Kamis, 17 April 2014

News / Regional

Danlantamal II Padang Akui Kesalahan

Rabu, 30 Mei 2012 | 15:36 WIB

Baca juga

PADANG,KOMPAS.com -  Komandan Pangkalan Utama TNI-AL II Padang, Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto, Rabu (30/5) mengakui kesalahan yang dilakukan sebelas anggota Batalyon Marinir Pertahanan Lantamal II Padang. Sebelas anggota Marinir itu kini sudah ditahan di Bilik Hukuman Pomal Lantamal II Padang.

Mareka diduga kuat melakukan penyerangan, penganiayaan, terhadap wartawan yang tengah melakukan peliputan. Perampasan, dan perusakan kamera sejumlah wartawan juga terjadi dalam peristiwa itu.

Gatot juga mengakui, dugaan selama ini bahwa ada sebagian anggotanya yang menyediakan jasa perlindungan bagi pengelola sejumlah kedai hiburan di kawasan Kelurahan Gates Nan XX, Kelurahan Lubuk Begalung, Kota Padang telah terbukti. Kedai-kedai itu selama ini diduga kuat menjadi tempat praktik kegiatan asusila.

Pengakuan itu disampaikan Gatot dalam pertemuan dengan ratusan wartawan di Gedung DPRD Sumbar. Gatot juga memohon maaf sedalam-dalamnya atas kesalahan yang dilakukan sebagian anak buahnya itu.

Seperti sebelumnya diwartakan Kompas, penganiayaan terjadi saat warga di kawasan Kelurahan Gates Nan XX, Kec amatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar bersama Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban sejumlah kedai yang diduga menjadi tempat praktik asusila. Sejumlah orang berseragam tentara yang diduga Batalyon Marinir Pertahanan Lantamal II Padang kemudian melakukan penyerangan serta penganiayaan pada warga dan wartawan yang tengah melakukan peliputan.    

 

 


Penulis: Ingki Rinaldi
Editor : Thomas Pudjo Widijanto