Rabu, 23 April 2014

News / Regional

Berebut Warisan, Tewas Bersimbah Darah

Rabu, 2 November 2011 | 09:59 WIB

Baca juga

LEMBOR, KOMPAS.com - Valetinus Pajo (44) tewas bersimbah darah dibunuh keluarganya sendiri ketika terlibat perkelahian merebut lahan persawahan di Desa Lalong, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (1/11/2011) kemarin.

Aparat kepolisian telah mengamankan dua tersangka, dua orang lainnya masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Lembor. Perkelahian Pajo dengan keempat pelaku yang berjalan tak seimbang itu pecah pukul 06.00 wita.

Perkelahian dipicu perebutan tanah warisan di persawahan Lalong. Para pelaku maupun korban masih memiliki hubungan keluarga/darah dari orangtua mereka. Pajo merupakan anak dari Yohanes Dambor, sedangkan empat pelaku, yakni Tomas Mehu, Agustinus Harsi, Ferdinandus Tulur dan Frans Dula merupakan anak dari Donas Daot.

Diduga, sengketa perebutan lahan persawahan antara korban dan keempat pelaku sudah berlangsung lama dan tak ada penyelesaiannya. Pada Selasa (1/11/2011) pagi, korban dan para pelaku bertemu di lokasi persawahan yang disengketakan untuk menyelesaikannya, namun tak ada kata sepakat sehingga memicu perkelahian.

Pajo pun dibunuh oleh keluargannya sendiri. Belum diketahui persis kejadian awalnya, namun pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk memastikan pemicu peristiwa pembunuhan tersebut.

Kepala Polsek Lembor, Iptu Mega Putra, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan peristiwa tersebut dan polisi telah melakukan olah TKP. "Korban maupun para pelaku sudah divisum oleh petugas medis. Sedangkan jasad Pajo sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," kata Mega.

"Kami masih mengembangkan penyelidikannya. Dua pelaku sudah diamankan. Situasi sudah terkendali. Namun penjagaan masih diperketat mengantisipasi adanya perkelahian lanjutan," kata Mega lagi.


Editor : Glori K. Wadrianto
Sumber: