Polda Metro Sita Ratusan Senjata Api dan "Airsoft Gun" - Kompas.com

Polda Metro Sita Ratusan Senjata Api dan "Airsoft Gun"

Sabrina Asril
Kompas.com - 06/10/2011, 18:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya menyita ratusan pucuk senjata api, airsoft gun, dan senjata gas dalam operasi Sendak Jaya 2011 yang digelar pada tanggal 23 September-2 Oktober 2011. Senjata-senjata itu nantinya akan dimusnahkan dan beberapa digudangkan.

Berdasarkan data Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, 158 senjata api, 91 airsoft gun, dan 84 senjata gas disita. "Kami lakukan penyitaan pada penjualan senjata yang tidak memiliki izin atau instansi yang tidak memperpanjang kepemilikan senjatanya, serta pabrik atau pembuat petasan," ungkap Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno, Kamis (6/10/2011) di Mapolda Metro Jaya.

Sujarno mengatakan, dari penjualan replika dan senjata airsoft gun yang tidak berizin, polisi berhasil mengumpulkan senjata replika sebanyak 1 pucuk, senjata airsoft gun 89 pucuk, megazen airsoft gun 38 buah, peluru Gotri 17 bungkus (1.900 butir), dan 38 tabung gas CO2.

Penyitaan terhadap airsoft gun ini, diakui Sujarno, dilakukan lantaran masyarakat resah  karena justru dijadikan senjata untuk kejahatan. Kepemilikan senjata airsoft gun juga banyak yang tidak berizin sehingga melanggar SK Kapolri B-371-V-2010 tentang pengawasan dan pengendalian terhadap peredaran serta pemasokan senjata replika dan senjata mainan yang menyerupai senjata api.

Adapun senjata yang dipakai oleh instansi pemerintahan dan habis masa pemakaiannya mencapai 190 pucuk. Jumlah itu terdiri dari 46 senjata bahu (shotgun), 18 pistol, 49 revolver, 36 pistol gas, 40 revolver gas, dan 2 pistol airsoft. Sebanyak 4.772 butir amunisi juga turut disita.

"Sesuai Skep Kapolri nomor 1117/VIII/2005 bahwa semua senjata yang dimiliki warga sipil harus dititipkan ke Polri. Sesuai aturan itu, jadi ada beberapa yang kami tarik karena izin belum diperpanjang, maka kami gudangkan sampai diperpanjang lagi," kata Sujarno.

Sementara itu, senjata bela diri yang masa berlakunya habis mencapai 50 unit, terdiri dari senjata api dan senjata gas. Polisi juga menemukan 4 senjata api yang terdiri dari senapan bahu merk Metzen, pistol merk Beretta rakitan, revolver rakitan, dan senjata doorlock.

"Dari seluruh sitaan ini, tujuh orang dijadikan tersangka. Empat orang terkait produksi dan petasan, serta tiga orang terkait peredaran airsoft gun," tutur Sujarno.

Pemusnahan terhadap senjata api dan senjata gas yang disita polisi ini akan dilakukan dengan digergaji. Adapun ribuan petasan yang disita langsung direndam agar tidak bisa digunakan lagi.

PenulisSabrina Asril
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional
Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Nasional
Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM