Selasa, 28 Maret 2017

Regional

Surono: Aktivitas Anak Krakatau seperti Biasa

Senin, 3 Oktober 2011 | 16:42 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com Naiknya status Gunung Anak Krakatau dari Waspada ke Siaga tidak harus membuat roda kehidupan warga sekitar menjadi terganggu. Mereka diminta untuk tetap melanjutkan kegiatan seperti biasa.

Menurut Surono, Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, di Bandung, Senin (3/10/2011), masyarakat yang tinggal di daerah Banten atau pesisir Sumatera tidak perlu takut tsunami, bahkan bagi mereka yang tinggal di pulau sekitar Anak Krakatau.

"Untuk sementara, kami masih rekomendasikan seperti itu karena kondisinya masih aman," kata Surono.

Dia tidak ingin penetapan status gunung berapi dilakukan secara tergesa-gesa sehingga mengganggu roda perekonomian warga.

Namun, dia juga khawatir, peningkatan aktivitas ini justru memancing warga semakin mendekat.

Surono menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas Anak Krakatau bisa menimbulkan air di sekitarnya menjadi hangat sehingga muncul plankton yang menjadi makanan ikan. Bila hal itu terjadi, maka bukan tidak mungkin nelayan mengejar ke sana dan mendekati zona bahaya.

Menyikapi aktivitas Anak Krakatau, Surono malah mengusulkannya menjadi wahana wisata. Keluarnya lava pijar pada malam hari bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan bila dikemas dengan baik.

"Kita harus cerdas. Tidak semua gunung api harus diratapi," kata Surono.

Penulis: Didit Putra Erlangga Rahardjo
Editor : Agus Mulyadi